"PAN lahir karena tuntutan sejarah akan situasi yang menghendaki suatu organisasi parpol yang mampu menampung semua ruang, golongan, dan pemikiran yang secara bersama-sama ingin melanjutkan cita-cita reformasi dan Proklamasi Kemerdekaan RI," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN Provinsi Bali Nyoman Gde Suweta di Denpasar, Selasa.
Suweta yang juga Ketua Gerakan Pemantapan Pancasila (GPP) Bali itu mengatakan PAN berkomitmen menggaungkan kembali dan secara konsisten mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila.
Menurut dia, banyak orang dengan gampang membicarakan Pancasila, tapi bagaimana mengimplementasikannya dalam kehidupan keseharian termasuk pengelolaan pemerintahan itu menjadi persoalan.
"Kami berkomitmen memberi pemahaman dan mengajak segenap lapisan masyarakat termasuk juga para kader dan caleg agar melihat kembali nilai-nilai konteks Pancasila pada 1 Juni 1945 (Hari Lahir Pancasila) dan 17 Agustus 1945 (Proklamasi Kemerdekaan RI)," ujarnya.
Ia mengemukakan bahwa pada dasarnya Pancasila mengajarkan harus berangkat dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dengan keberagaman suku bangsa dari Sabang sampai Merauke.
Nilai itu berangkat dari paham kebersamaan dan kolektivitas menekankan musyawarah untuk mufakat, bukan paham individualistis. Setiap ada permasalahan harus dikomunikasikan.
Menurut Suweta, Pancasila di Bali sudah berakar dalam nilai-nilai budaya Bali. Satu konsep dasar dalam memahami Pancasila adalah ada komitmen saling memahami, mengerti dan saling mau memberi.
Sebagai wujud implementasi nilai-nilai Pancasila, kata Suweta, PAN berkomitmen mengakomodir semua golongan, agama dan etnis dalam wadah PAN serta bagaimana aspirasi mereka diperjuangkan misalnya lewat lembaga legislatif.
Diupayakan juga mengajak komponen masyarat secara bersama kembali memahami eksistensi nilai-nilai Pancasila.
Konsep Tri Hita Karana atau kesimbangan dalam kehidupan yang ada di Bali juga sangat sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Ini yang kita coba gaungkan bagaimana konsep THK tidak hanya dibicarakan tapi diimplementasikan dalam kehidupan keseharian di masyarakat baik hingga tingkat pejabat pemerintahan," katanya. (LHS)
Pewarta: Oleh I Komang Suparta: Ni Luh Rhismawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026