"Persentase tersebut lebih tinggi jika dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,33 persen," kata Pimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia WIlayah III Bali Nusa Tenggara, Benny Siswanto dalam pertemuan tahunan perbankan yang digelar menyongsong tahun 2014 di Denpasar, Kamis.
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi di tiga wilayah tersebut selama tahun 2013 diperkirakan akan mencapai 5,06 persen yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4,01 persen.
Sementara itu terkait pertumbuhan ekonomi Pulau Dewata ditopang oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah dengan porsi mencapai 69,05 persen.
Investasi yang tinggi di bidang infrastruktur juga menopang pertumbuhan ekonomi di Pulau Bali terutama proyek jalan tol di atas perairan laut, perluasan bandara, dan jalan bawah tanah di Simpang Siur, Kuta.
Selain proyek-proyek yang dikemas dalam skema Masterplan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI) itu, dukungan kredit dari perbankan juga relatif kuat selama tahun 2013 yang mencapai di atas 15 persen juga turut mendorong ekonomi Pulau Dewata.
Sedangkan mengenai prospek ekonomi Pulau Bali masih akan ditopang oleh industri pariwisata yang diperkirakan akan meningkat pada tahun 2014.
"Kami prediksi prospek pariwisata tidak akan turun tetapi lebih tinggi dibandingkan tahun 2013," ujarnya. (DWA)
Pewarta: Oleh Dewa Wiguna: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026