Denpasar (Antara Bali) - Mantan Presiden Polandia yang juga pemenang nobel perdamaian tahun 1983, Lech Walesa, menegaskan, institusi pendidikan harus mampu mempersiapkan generasi yang siap menghadapi dunia global.

"Abad 21 adalah era informasi teknologi dan globalisasi. Untuk mengisi globalisasi ini maka institusi pendidikan berperan penting dalam membentuk generasi mendatang," kata Walesa ketika memberikan kuliah umum bertema "Nation Building in Polandia" di Universitas Udayana, Denpasar, Senin.

Kuliah umum itu diadakan atas kerja sama Kedutaan Besar Polandia di Jakarta, Institute for Peace and Democracy serta Universitas Udayana. Kuliah umum itu dihadiri mahasiswa dan dosen dari FISIP, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana.

Walesa menyampaikan kuliah umum selama kurang lebih satu jam, dengan menggunakan Bahasa Polandia. Walau berbicara dalam waktu yang singkat, pemikiran-pemikiran Walesa tentang masa depan dunia dipaparkan secara lugas dan tegas.

Walesa yeng menjadi Presiden Polandia pada periode 1990-1995, juga menambahkan generasi saat ini memiliki kesempatan langka yang tidak dimiliki generasi sebelumnya.

"Saat ini generasi muda dapat belajar dengan tenang dan damai tidak lagi penuh dengan peperangan seperti generasi sebelumnya," kata Walesa.

Untuk itu, bekas pekerja galangan kapal di Gdansk, Polandia, itu berharap generasi saat ini dapat menjawab tantangan dunia global kedepan.

Beberapa permasalahan yang perlu dijawab generasi mendatang yakni sistem ekonomi dunia hingga sistem demokrasi yang sesuai diterapkan di dunia masa globalisasi mendatang.

Untuk itu Walesa berharap generasi muda sekarang adalah agen revolusioner demi masa depan dunia yang lebih baik.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026