"Alokasi dana tersebut bersumber dari APBD provinsi Rp3,1 miliar dan kucuran dana pemerintah pusat sebesar Rp9,4 miliar," kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Bali I Gusti Putu Nuriartha di Denpasar, Rabu.
Ia mengatakan, dana yang bersumber dari dua mata anggaran itu akan dimanfaatkan secara efektif untuk menyukseskan berbagai program yang bermuara pada peningkatan produksi bidang perikanan, serta mengangkat kehidupan nelayan dan petani ikan.
Berbagai program yang digarap dalam tahun ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa tahun sebelumnya menyangkut upaya peningkatan produksi, penanggulangan kemiskinan, pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Gusti Putu Nuriartha menambahkan, strategi pelaksanaan berbagai program bidang perikanan tersebut menyangkut optimalisasi potensi, pemberdayaan masyarakat serta peningkatan sarana dan prasarana pendukung.
Hal lain yang tidak kalah penting penguatan modal serta perbaikan sistem pemasaran hasil budidaya perikanan darat maupun hasil tangkapan laut.
"Semua itu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengatasi masalah kemiskinan, terutama masyarakat yang bermukim di pesisir pantai," ujarnya.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.