Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mencatat harga beras rata-rata stabil yang terdata di 60 pasar di Pulau Dewata setelah libur Nyepi dan Lebaran 2026.

Pemprov Bali melalui Sistem Informasi Pangan Utama Strategis (Sigapura) di Denpasar, Bali, Rabu, mencatat harga beras jenis premium dan medium masih tetap sama dibandingkan pekan lalu atau H-1 Nyepi.

Rata-rata harga beras medium atau beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) mencapai Rp11.733 per kilogram.

Sedangkan harga beras medium masih tetap Rp14.364 per kilogram dan beras premium Rp15.480 per kilogram.

Pimpinan Wilayah Bulog Bali M Anwar sebelumnya menjelaskan pasokan beras di Pulau Dewata saat ini dalam kondisi aman karena stok mencapai sekitar 15 ribu ton dengan asumsi jika hari biasanya untuk penjualan beras SPHP dan pembagian bantuan pangan dalam sebulan di Bali mencapai kisaran 6.000 ton.

Selain harga beras, harga kebutuhan pokok lainnya juga tergolong stabil yakni minyak goreng masih tetap Rp19.864 per liter, daging babi Rp84.358 per kilogram, daging sapi has luar Rp121.125 per kilogram, telur per butir rata-rata kisaran Rp1.900-Rp2.000 atau per kerat isi 30 butir kisaran Rp57.000 hingga Rp60 ribu.

Sedangkan harga beberapa kebutuhan pokok turun tipis yaitu daging ayam ras di Bali rata-rata mencapai Rp45.155 per kilogram, turun Rp303 atau 0,71 persen dibandingkan pekan lalu.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026