Denpasar (ANTARA) - Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara mendatangi warga korban terdampak banjir di SDN 12 Pemecutan, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Sabtu, guna memastikan fasilitas dan hunian sementara yang mereka tempati layak.

Dalam kunjungan tersebut Jaya Negara menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah banjir yang melanda sebagian wilayah Denpasar.

Jaya Negara menegaskan Pemkot Denpasar berkomitmen penuh mendampingi warga baik dalam penyediaan logistik, layanan kesehatan, maupun penyiapan hunian sementara.

“Kami memahami ruang kelas sekolah hanya dapat digunakan sementara. Karena itu bersama tokoh Puri Jro Kuta dan Kelihan Banjar Blong Menak, kami menyiapkan hunian sementara agar masyarakat tidak terbebani," kata dia.

Dia mengatakan bantuan makanan, pakaian, dan kebutuhan dasar tetap, akan didistribusikan meski warga sudah berpindah.

Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat hadir secara langsung, seraya mengingatkan masyarakat agar tetap tabah dan bersyukur atas keselamatan yang masih bisa dijaga.

“Musibah ini memang di luar prediksi kita semua. Namun yang terpenting warga dalam keadaan selamat," kata Jaya Negara.

Pemkot bersama seluruh pihak akan terus berupaya maksimal agar pemulihan berjalan cepat dan masyarakat bisa segera kembali beraktivitas.

Kehadiran Walikota bersama jajaran disambut hangat oleh para pengungsi yang beristirahat di ruang kelas. Kehadiran pemerintah di tengah situasi darurat dinilai memberi semangat baru bagi warga terdampak banjir.

Sudarsono, salah satu pengungsi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Wali Kota Denpasar kepada para pengungsi.



Baca juga: Menpar pastikan tak ada dampak kunjungan wisata akibat banjir di Bali

Baca juga: Pemkot Denpasar Bali bersihkan sisa material dampak banjir

Baca juga: Korban banjir di Kota Denpasar curhat ke Presiden Prabowo

Baca juga: BNPB: Penanganan banjir di Bali masuk tahap rehabilitasi


Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Widodo Suyamto Jusuf

COPYRIGHT © ANTARA 2026