Badung, Bali (ANTARA) - Wakil Bupati Badung, Bali, Bagus Alit Sucipta mendukung program ketahanan pangan yang dilakukan dengan menanam pohon kelapa pada program penanaman 360.000 bibit pohon kelapa serentak di seluruh Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wabup Badung Bagus Alit Sucipta di Mangupura, Kabupaten Badung, Bali, Selasa.
Ia mengatakan pohon kelapa sangat berguna bagi masyarakat Kabupaten Badung yang mayoritas beragama Hindu.
Menurut dia, kelapa mulai dari buah hingga daunnya sering dimanfaatkan untuk sesajen dan batang pohonnya juga masih bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membuat kerajinan.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyerahkan 1.000 bibit pohon kelapa kepada sejumlah perwakilan masyarakat di kawasan Desa Sobangan, Badung.
“Kami berterima kasih kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan atas program yang mendukung ketahanan pangan ini,” kata dia.
Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar Gede Dudy Duwita menjelaskan kegiatan itu diselenggarakan sebagai bagian dukungan Kementerian Imipas terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Penanaman pohon kelapa dinilai memiliki makna strategis, mengingat kelapa adalah tanaman serbaguna yang memberikan manfaat luas bagi kehidupan masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan dan kemandirian bangsa di berbagai sektor.
“Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antar instansi pemerintah dengan masyarakat, sehingga keberadaan kami tidak hanya berfokus pada tugas pokok dan fungsi keimigrasian tetapi juga berkontribusi dalam program pembangunan nasional,” kata dia.
Baca juga: Pemkab Badung kembangkan pertanian bawang merah
Baca juga: Polres dan Pemkab Buleleng panen jagung lokal perkuat ketahanan pangan
Baca juga: Polda Bali tanam jagung untuk ketahanan pangan
Baca juga: Bupati Tabanan tekankan hilirisasi pertanian untuk ketahanan pangan
