Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung membangun Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian sebagai ruang terbuka hijau yang bisa dinikmati masyarakat di Desa Adat Angantaka, Kecamatan Abiansemal.

“Pembangunan fasilitas yang kami resmikan ini merupakan bagian dari visi untuk menghadirkan taman kreatif dan ruang terbuka hijau di setiap desa,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam keterangannya di Mangupura, Rabu.

Ia mengatakan keberadaan fasilitas lapangan dan taman desa untuk masyarakat bukan sekadar sebagai ruang terbuka, melainkan dapat menjadi ruang strategis yang memiliki nilai sosial, budaya, dan historis.

“Lapangan ini adalah ruang publik yang sangat utama dan penuh makna. Ke depan setiap desa di Badung harus memiliki taman representatif sebagai ruang interaksi sosial, rekreasi, dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat,” kata dia.

Bupati Adi Arnawa menjelaskan dalam pembangunan lapangan pihaknya menginstruksikan agar jalur lari diperlebar guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam berolahraga.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan penataan lanjutan termasuk perapian rumput, penanaman pohon perindang, serta mengosongkan bagian tengah lapangan untuk aktivitas olahraga dan permainan anak-anak.

“Lapangan ini merupakan aset desa yang dimanfaatkan untuk kepentingan umum, termasuk oleh Desa Adat Angantaka dan Desa Adat Kekeran,” ujar dia.

Bendesa (Kepala) Desa Adat Angantaka Ida Bagus Ngurah menambahkan realisasi pembangunan lapangan dan taman desa tersebut dapat diwujudkan melalui dukungan Pemkab Badung setelah melalui proses panjang.

Pada prosesnya, melalui APBDes telah dialokasikan anggaran sebesar Rp880 juta untuk penataan lapangan, pembangunan Pelinggih Padmasari, prasasti, penerangan, serta fasilitas pendukung lainnya sebagai bentuk kolaborasi antara desa adat dan desa dinas.

“Desa Adat Angantaka juga menerima hibah sebesar Rp11 miliar untuk pembelian lahan yang direalisasikan secara langsung oleh Bupati Badung. Pajak pembelian lahan juga ditanggung oleh Pemkab Badung, sehingga tidak membebani desa adat,” kata Ida Bagus Ngurah.



Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026