Denpasar (ANTARA) - Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Bali menilai, di usia 80 tahun kemerdekaan Indonesia, pemerintah sudah berhasil memberi perhatian terhadap kesejahteraan para veteran.
“Semua veteran sudah mempunyai dasar hukum perintah undang-undang, veteran ini sudah dapat perhatian pemerintah terutama tentang kesejahteraannya, meski masih perlu terus ditingkatkan,” kata Ketua DPD LVRI Bali I Gusti Bagus Saputra di Denpasar, Minggu.
Para veteran di Bali, selain mendapat tanda jasa, juga diperhatikan tunjangan dan dana kehormatannya, hingga diberi kemudahan dalam fasilitas transportasi bekerja sama dengan perusahaan setempat.
“Kita kalau meninggal akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, dan perusahaan-perusahaan milik negara memberikan kemudahan dan dukungan fasilitas terhadap veteran utamanya kalau naik transportasi darat dan udara,” ujarnya usai apel HUT Ke-80 RI di Lapangan Niti Mandala Renon.
Dengan perhatian tersebut, LVRI Bali sendiri dapat optimal terus membantu negara dalam tugasnya mensosialisasikan jiwa semangat 1945.
Veteran asal Denpasar yang ikut memperjuangkan kemerdekaan itu mengatakan sosialisasi terhadap generasi muda diperlukan agar mereka tidak melupakan sejarah.
“Amanat dari patriot kita yang sudah gugur agar diwariskan kepada generasi muda sehingga negeri kita bisa terus eksis sepanjang masa, tidak seperti banyak negara lain yang gagal, Indonesia ini plural tapi ajaib bisa tetap eksis,” ujar I Gusti Bagus Saputra.
Setelah memperhatikan kesejahteraan veteran, veteran berusia 96 tahun itu berharap, pemerintah merefleksikan 80 tahun kemerdekaan dengan kesejahteraan masyarakat secara umum.
LVRI Bali mendorong agar kebutuhan sandang, pangan, papan, terutama pendidikan masyarakat terutama generasi muda diperhatikan menuju Indonesia Emas 2045.
“Pasa 100 tahun kemerdekaan Indonesia tahun 2045 merupakan tahun emas supaya para pemuda yang sekarang berumur antara 16 sampai 20 tahun menjadi pemimpin masa depan, dia bisa jadi presiden, dia bisa jadi menteri, mempersiapkan diri dengan belajar rajin, jujur, kerja keras, jadi patriot yang mengabdi kepada kepentingan rakyat,” ujarnya.
Wakil Ketua DPD LVRI Bali Made Suderana menambahkan pesan terhadap generasi muda agar tetap menerapkan semangat juang 1945 karena masih sangat relevan di situasi dunia saat ini meskipun kehidupan sangat berkembang pesat.
“Apapun yang terjadi, kita tetap berjuang, gotong royong, setia kawan, tidak berkhianat kepada bangsa dan negara, jangan generasi muda lupa, ini relevan dengan globalisasi, canggihnya teknologi digital maupun ancaman, gangguan, dan hambatan terhadap empat pilar bangsa Indonesia,” ujarnya.
