Denpasar (Antara Bali) - Calon Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang merupakan putra asli asal Kabupaten Buleleng menggunakan hak pilihnya di TPS 11 di SD 5 Penatih, Denpasar Timur, Rabu pagi.

Calon gubernur yang berpasangan dengan Ketut Sudikerta ini datang mencoblos dengan didampingi oleh istrinya Ayu Pastika, kedua putranya Putu Pasek Sandoz Prawirottama dan Nyoman Wicaksana Wirajati serta menantunya Ni Kadek Winie Kaori.

Ia tiba di lokasi pencoblosan sekitar pukul 08.30 Wita dengan menggunakan pakaian adat berwarna putih. Lokasi TPS dari kediamannya di Perumahan Teras Ayung berjarak sekitar setengah kilometer.

Sedangkan kalau dilihat dari pusat Kota Denpasar, TPS yang digunakan mantan Kapolda Bali ini sekitar empat kilometer arah ke timur.

Pastika usai menggunakan hak pilihnya juga mengucap syukur ke hadapan Tuhan karena sampai saat ini tahapan Pilkada Bali telah berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilih dengan aman, damai, jujur, langsung, bebas dan rahasia.

"Sekitar jam 10 atau 11, saya akan segera menghubungi Polda, Pangdam dan aparat keamanan lainnya di seluruh Bali untuk mengetahui situasi yang terjadi," ujarnya.

Mantan Kapolda ini mengaku optimistis dapat memenangkan pilkada. "Saya harus optimis, kalau tidak optimis maka tentu akan kehilangan harapan," ucapnya.

Terkait dengan kemungkinan adanya pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Bali, ia menyerahkan sepenuhnya kewenangan pada Panwaslu dan KPU yang untuk menindaklanjuti. "Jika ada pelanggaran, itu harus ditindak dan tidak boleh terjadi," katanya.

Di sela-sela pencoblosan, Pastika berkesempatan berbincang-bincang dengan para pemilih di sekitar TPS dan tak sedikit ada yang meminta berfoto bersama.

Cagub dengan nomor urut 2 ini diusung oleh delapan partai politik yakni Partai Golkar, Demokrat, Hanura, Gerindra, Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Pada pilkada untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2013-2018 ini, Pastika harus bertarung adu kepala (head to head) dengan Anak Agung Ngurah Puspayoga yang merupakan Wakil Gubernur Bali. (LHS)


Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati
Editor : Ni Luh Rhismawati

COPYRIGHT © ANTARA 2026