Denpasar (Antara Bali) - Puluhan kepala dusun dari Kabupaten Karangasem dan Kota Denpasar menyampaikan aspirasi kepada anggota Dewan Perwakilan Daerah Wayan Sudirta terkait keinginan lahirnya politisi yang bersih atau tidak lagi mencari uang dari jabatan yang dipegang.

Mereka ketika menyampaikan aspirasi ke posko Sudirta, di Denpasar, Minggu, selain menyampaikan keinginan adanya politisi bersih, juga membawa aspirasi lainnya.

"Kami ingin pembuatan akta kelahiran gratis di Kota Denpasar, insentif pakaian untuk kelihan banjar (kepala dusun), proteksi terhadap tanah-tanah warga agar tidak terlalu mudah dijual kepada investor dan pelestarian aksara serta bahasa Bali," kata Wayan Rimpi, salah seorang perwakilan kepala dusun itu.

Menurut dia, Bali memerlukan sosok politisi yang tak lagi mencari uang sehingga dapat benar-benar membawa aspirasi masyarakat menuju ke arah kesejahteraan.

"Kami medukung jika Pak Sudirta maju lagi di DPD. Kami sepenuh-penuhnya ikhlas, tak mengharapkan uang ataupun imbalan lainnya. Kami sampaikan begini, karena politik sekarang ini kesannya calon harus membeli suara dan akhirnya setelah menduduki jabatan terus berupaya mencari uang untuk mengembalikan modal yang telah dikeluarkan," ujarnya.

Rimpi menyebut kalau keempat anggota DPD RI yang dari Bali nantinya tidak mempunyai pemikiran mencari uang untuk kepentingan pribadi, akan bermanfaat bagi masyarakat di Pulau Dewata.

Sementara itu rohaniwan Ida Pandita Mpu Siwa Budha Dhaksa Dharmita yang dalam kesempatan sama menyambangi Posko Relawan Wayan Sudirta juga menyampaikan aspirasi mewakili para sulinggih (pendeta) dan pemangku (pemimpin upacara di pura).

Senada dengan aspirasi para kepala dusun, Ida Pandita mengatakan rakyat memerlukan sosok politisi yang sudah selesai dengan diri dan keluarganya.

"Berpolitik bukan untuk cari uang, tetapi politik sebagai wahana pengabdian sesuai ajaran Wanaprastha atau jenjang kehidupan ketiga dalam Hindu," kata sulinggih dari Griya Desa Babakan Sukawati, Gianyar itu.

Ia menitipkan aspirasi para pemangku dan sulinggih, yang berharap mendapat prioritas untuk dibebaskan dalam biaya pengobatan di rumah sakit, untuk semua jenis penyakit, tanpa kecuali.

"Ke depan, masyarakat perlu memilih calon-calon yang kriteria dan rekam jejaknya jelas," katanya.

Pandita yang juga kandidat doktor di Pascasarjana IHDN Denpasar dalam kesempatan itu juga memberikan dukungan dan mengapresiasi positif langkah dan kerja nyata Sudirta di pusat selama ini. (LHS)



Editor : Ni Luh Rhismawati

COPYRIGHT © ANTARA 2026