Namun dari segi volume pengiriman mata dagangan bernilai ekonomis itu meningkat signifikan dari 2,94 juta unit pada tahun 2011 menjadi 9,99 juta unit pada tahun 2012, kata Kepala Biro Humas Pemprov Bali, I Ketut Teneng di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan bahwa furnitur merupakan salah satu dari 14 jenis hasil kerajinan Bali skala rumah tangga yang menembus pasaran mancanegara.
Komoditas hasil kreativitas perajin lainnya yang menembus pasaran luar negeri meliputi kerajinan anyaman, bambu, batu padas, keramik, kerang, dan kerajinan kulit.
Ketut Teneng menjelaskan bahwa ekspor furnitur/mebel mampu memberikan kontribusi sebesar 7,23 persen dari total ekspor Bali secara keseluruhan mencapai 481,83 juta dolar AS selama 2012. (*/ADT)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.