London (Antara Bali) - Ilmuwan Inggris telah mengembangkan vaksin baru untuk mengobati penyakit mulut dan kuku yang lebih aman dan mudah diproduksi, suatu langkah maju yang mereka percaya dapat meningkatkan kapasitas produksi dan menekan biaya.

Teknologi untuk mendukung produksi ternak itu kemungkinan juga bisa dikembangkan untuk menciptakan vaksin bagi manusia guna menghadapi virus serupa termasuk polio.

Vaksin baru itu tidak memerlukan virus hidup untuk memproduksinya - ini penting, karena mempertimbangkan penyakit mulut dan kuku merupakan penyakit yang sangat menular dan sulit untuk menjamin pengamanan contoh virusnya.

"Itu menyebar secepat api yang tidak dapat dikendalikan," kata David Stuart, guru besar biologi dari universitas Oxford yang memimpin penelitian tersebut.

Bertentangan dengan standar vaksin penyakit mulut dan kuku, vaksin baru ini dihasilkan dengan kulit protein sintetis, tanpa gen virus hidup yang menular, para peneliti melaporkan pada jurnal Patogen, Rabu.

Artinya, vaksin dapat diproduksi tanpa pengamanan biologi yang mahal dan tidak perlu disimpan di lemari pendingin. (Reuters/IGT)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026