"Harus disambungkan dengan baik apa yang menjadi temuan para peneliti dengan petani dan kebutuhan pasar. Inilah dituntut peran penyuluh pertanian untuk menyambungkan," katanya saat menyampaikan sambutan pada Pertemuan Koordinasi Teknis Penyuluhan Pertanian se-Bali di Denpasar, Jumat.
Menurut dia, Bali mempunyai peluang yang besar untuk mendapatkan keuntungan dari sektor pariwisata, asalkan para penyuluh pertanian dan petani mau mengadopsi teknologi sehingga dapat dihasilkan komoditi unggulan.
Ia mencontohkan, jika ada 100 ribu wisatawan asing per hari, maka telah membuka peluang bagi petani untuk menyediakan telur, bebek, sayur-sayuran, dan produk holtikultura lainnya.
Tentu saja untuk kepentingan pariwisata harus memenuhi standar-standar tertentu. (LHS/IGT)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.