Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng I Putu Dana di Singaraja, Senin, mengatakan, banjir di Dusun Goris, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, itu merupakan yang kedua kalinya dalam dua pekan terakhir.
"Banjir itu juga mengakibatkan sejumlah warga mengungsi dan menghanyutkan perabotan rumah tangga. Banjir ini terjadi karena di dusun itu tidak ada saluran air yang memadai," katanya.
BPBD juga mencatat dari ratusan rumah yang terendam banjir, sebanyak enam rumah di Dusun Goris dan satu rumah di Dusun Banyuwedang rusak berat.
Banjir juga merobohkan pagar sekolah dasar dan rumah warga di Desa Patas, Kecamatan Gerokgak akibat guyuran hujan deras. (MDE/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.