"Saya minta setiap kepala dusun untuk mendata nomer handphone warganya, minimal satu KK ada satu nomer," kata Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat sosialisasi program tersebut kepada kepala dusun di Kecamatan Mendoyo, Kamis.
Kembang mengatakan, selain untuk sosialisasi program pemkab, sistem SMS ini juga bisa untuk menangkal berbagai provokasi dan isu yang menyesatkan masyarakat.
"Di era digital ini, informasi dengan cepat sampai ke masyarakat baik yang positif maupun negatif. Karena itu pemerintah juga harus mengimbangi dengan memberikan informasi penyeimbang," ujarnya.
Kembang juga berharap, lewat SMS ini bisa terjadi komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, karena pihaknya juga membutuhkan informasi maupun masukan dari warga.(GBI)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.