Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengembangkan pendidikan anak usia dini (PAUD) holistik dan integratif mencakup layanan terpadu berupa pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan dan perlindungan anak.

“Yang utama adalah memastikan anak memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan tahap tumbuh kembangnya, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang aman dan menyenangkan sejak usia dini,” kata Bunda PAUD Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra di sela-sela sosialisasi PAUD di Gianyar, Bali, Rabu.

Untuk mendukung program itu, Pemkab Gianyar merintis Taman Kanak-kanak (TK) Negeri Hindu yang tersebar di tujuh kecamatan serta mendirikan Tempat Penitipan Anak (TPA) Gianyar.

Penguatan layanan juga dilakukan melalui transisi PAUD ke jenjang sekolah dasar (SD) yang menyenangkan, tanpa tekanan akademik dan penghapusan tes baca, tulis dan hitung (calistung) sebagai syarat masuk SD, serta penerbitan komik tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

Untuk memperluas akses pendidikan, pihaknya memberikan seragam, tas, botol minum dan kotak makan.

Di sisi lain, penguatan pengasuhan dan kapasitas pendidik, Pemkab Gianyar menjalankan pendidikan kilat terkait muatan lokal dongeng, pemberian insentif guru tetap yayasan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi guru PAUD non-ASN/swasta serta beasiswa bagi pendidik.

“PAUD HI harus dibangun secara menyeluruh termasuk penguatan pendidik dan keterlibatan orang tua menjadi bagian yang tidak terpisahkan,” jelasnya.

Sementara itu, Perwakilan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali Sang Putu Kompyang Arda mengatakan PAUD holistik dan integratif berperan penting karena masa usia dini merupakan periode emas dalam pembentukan karakter, kecerdasan dan kesehatan anak.

“Anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan, tetapi juga gizi yang baik, kesehatan, pengasuhan penuh kasih sayang dan perlindungan,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan program itu sejalan dengan visi pembangunan Bali dengan tetap berakar pada nilai adat dan budaya Pulau Dewata.

Dalam sosialisasi itu juga dilakukan penyerahan alat permainan edukatif (APE) kepada 25 satuan pendidikan di Kabupaten Gianyar.



Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026