Manado (Antara Bali) - Persatuan Insan Kolintang Nasional (Pinkan) bekerja sama dengan Universitas Negeri Manado serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Utara, menggelar seminar nasional Musik Kolintang di Minahasa Utara.

Seminar nasional musik Kolintang dalam rangka ketahanan budaya nasional dipusatkan di Hotel Sutan Raja Minahasa Utara, Kamis dibuka Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Prof Dr Ahman Syah.

Achman Syah menyambut baik kegiatan seminar tersebut. "Kegiatan ini untuk mendorong, memajukan dan kesuksesan seni budaya Kolintang bukan hanya sebagai seni tradisi yang mengakar di masyarakat Minahasa tetapi juga milik bangsa Indonesia," katanya.

Dr F J Rorong MHum dari Universitas Negeri Manado mengatakan salah satu ciri era globalisasi adalah terbukanya peluang untuk melakukan komunikasi budaya, yang hampir dapat dipastikan tanpa batas, baik wilayah maupun waktu berkat dukungan teknologi.

"Komunikasi budaya dapat dilakukan kapan saja. Itulah sebabnya di era global ini telah terjadi peningkatan kerja, kemudian hubungan di antara berbagai kepentingan baik dalam skala pribadi maupun negara," katanya

Dia mengatakan, musik Kolintang diasumsi dapat menjadi sarana dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, bahkan ketahanan budaya nasional. (*/T007)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026