Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta dilakukan pembenahan dan penataan gedung Unit Pelayanan Terpadu Jaminan Kesehatan Masyarakat Bali (JKMB) agar lebih representatif dalam melayani masyarakat.

"Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM) merupakan salah satu program primadona sehingga ke depannya pasti akan semakin banyak orang yang datang, termasuk untuk melakukan pengaduan," katanya saat mengadakan kunjungan ke UPT JKMB sebagai pusat data program JKBM di Denpasar, Selasa.

Pastika ketika berbincang dengan Kepala UPT JKMB I Gusti Ayu Putri Mahadewi mengatakan renovasi yang hanya berupa perbaikan atap dan pengecatan tembok dirasa belum cukup untuk memberikan tampilan gedung yang prima kepada masyarakat.

Mantan Kapolda Bali itu juga meminta agar dipikirkan upaya penggunaan kertas yang lebih sedikit sehingga di berbagai ruangan tidak terdapat tumpukan arsip. "Saya minta ke depan bangunan ini bisa kelihatan 'jreng', termasuk tamannya ditata lagi," ucapnya sembari menanyakan perkembangan realisasi penggunaan kartu JKBM elektronik guna memudahkan pelayanan masyarakat.

Sementara itu Mahadewi tidak memungkiri bahwa baru sebagian kecil dari puskesmas yang ada mampu terkoneksi program pendukung JKBM dengan server di Dinas Kesehatan.

"Penyebabnya karena adanya perbedaan vendor sistem informasi kesehatan yang sudah ada di rumah sakit dan puskesmas dengan penyedia jasa program JKBM. Antar-vendor rumah sakit juga banyak berbeda. Inilah yang terus berusaha kami sinergikan," ucapnya. (LHS/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026