Memang berkurang perolehan devisa nonmigas Bali, tetapi angkanya kecil jika dilihat dari kondisi ekonomi global masih belum menggembirakan, kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng di Denpasar, Rabu.
Kondisi ekonomi negara konsumen belum menggembirakan, menyebabkan perdagangan hasil kerajinan yang bernilai seni, perikanan dan hasil pertanian lainnya yang memasuki pasar ekspor berfluktuasi baik volume maukan nilainya.
Hasil Industri kecil yang terdiri atas ikan dalam kemasan kaleng, rumah jadi, barang berbahan baku plastik, sepatu dan sebagainya menghasilkan devisa 127,3 juta dolar atau merosot 24 persen dari Januari-Oktober 2011 mencapai 167,5 juta dolar.
Khusus pakaian jadi (Garmen) buatan masyarakat yang merupakan salah satu andalan ekspor Bali laku terjual ke pasaran ekspor selama Januari-Oktober 2012 hanya seharga 82 juta dolar pada perioda sama 2011 mencapai 110 juta dolar. (*/ADT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.