• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Senin, 5 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      Minggu, 17 Agustus 2025 21:50

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:30

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Kamis, 14 Agustus 2025 13:25

  • Updates
    • BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      Minggu, 28 Desember 2025 8:50

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:45

      BMKG  prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      Sabtu, 27 Desember 2025 8:06

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      Jumat, 26 Desember 2025 14:07

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      Sabtu, 20 Desember 2025 10:53

  • Ekonomi
    • 2.469 penumpang arus balik Nataru tiba di Bali

      2.469 penumpang arus balik Nataru tiba di Bali

      Minggu, 4 Januari 2026 20:02

      Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

      Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:58

      Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

      Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:53

      ASDP: 30 ribu orang menyeberang dari Bali ke Jawa di awal Januari

      ASDP: 30 ribu orang menyeberang dari Bali ke Jawa di awal Januari

      Sabtu, 3 Januari 2026 4:43

      Dishub Bali tunggu kepastian investor yang bangun subway

      Dishub Bali tunggu kepastian investor yang bangun subway

      Jumat, 2 Januari 2026 22:35

  • Humaniora
    • 547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025

      547 gempa bumi terjadi di Bali selama tahun 2025

      Minggu, 4 Januari 2026 14:43

      Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

      Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

      Sabtu, 3 Januari 2026 11:41

      BMKG rekam lebih dari sejuta sambaran petir di NTB selama 2025

      BMKG rekam lebih dari sejuta sambaran petir di NTB selama 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 13:05

      BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

      BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

      Jumat, 2 Januari 2026 12:53

      Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

      Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

      Kamis, 1 Januari 2026 0:05

  • Pariwisata
    • Arus balik Nataru terlihat di Bandara Ngurah Rai

      Arus balik Nataru terlihat di Bandara Ngurah Rai

      Senin, 5 Januari 2026 3:09

      Gubernur Bali agendakan panggil biro perjalanan online yang kerap jual penginapan ilegal

      Gubernur Bali agendakan panggil biro perjalanan online yang kerap jual penginapan ilegal

      Minggu, 4 Januari 2026 21:10

      Pengunjung Kebun Raya Bali tembus 20 ribu saat libur Nataru

      Pengunjung Kebun Raya Bali tembus 20 ribu saat libur Nataru

      Minggu, 4 Januari 2026 15:10

      Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Sabtu, 27 Desember 2025 18:45

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Minggu, 14 Desember 2025 5:51

  • Fokus Hoax
    • Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Minggu, 22 Oktober 2023 11:35

  • Olahraga
    • Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

      Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

      Minggu, 4 Januari 2026 22:15

      Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

      Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

      Minggu, 4 Januari 2026 6:14

      Jay Idzes tampil penuh saat Sassuolo tahan imbang Parma 1-1

      Jay Idzes tampil penuh saat Sassuolo tahan imbang Parma 1-1

      Minggu, 4 Januari 2026 5:54

      Bali United siap tampil ekstra hadapi Arema

      Bali United siap tampil ekstra hadapi Arema

      Sabtu, 3 Januari 2026 15:39

      MU masih tanpa beberapa pemain utama hadapi Leeds United

      MU masih tanpa beberapa pemain utama hadapi Leeds United

      Sabtu, 3 Januari 2026 5:23

  • Taksu
    • WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      Senin, 28 Juli 2025 19:02

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Jumat, 25 Juli 2025 21:55

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Senin, 7 Juli 2025 19:01

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Jumat, 9 Mei 2025 20:26

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Senin, 21 April 2025 22:17

  • Artikel
    • Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Sabtu, 9 Agustus 2025 17:48

  • Seni dan Hiburan
    • Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:47

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumat, 21 November 2025 6:02

      Daftar pemenang AMI 2025

      Daftar pemenang AMI 2025

      Kamis, 20 November 2025 5:51

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sabtu, 15 November 2025 1:02

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      Kamis, 16 Oktober 2025 12:44

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Sabtu, 3 Januari 2026 14:42

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Rabu, 31 Desember 2025 1:00

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Selasa, 30 Desember 2025 21:31

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Selasa, 30 Desember 2025 15:35

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Minggu, 28 Desember 2025 20:11

  • English

Tantangan ASEAN jadi pusat pertumbuhan dunia

Oleh Jafar M Sidik Kamis, 11 Mei 2023 10:39 WIB

Tantangan ASEAN jadi pusat pertumbuhan dunia

Presiden Joko Widodo (tengah) berfoto bersama sejumlah kepala negara ASEAN (dari kiri) Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos Jr, PM Singapura Lee Hsien Loong, Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Thailang Don Pramudwinai, PM Vietnam Pham Minh Chinh, PM Laos Sonexay Siphandone, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, PM Kamboja Hun Sen, PM Malaysia Anwar Ibrahim, dan PM Timor Leste Taur Matan Ruak pada retreat session KTT ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, NTT, Kamis (11/5/2023). POOL/ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp

Jakarta (ANTARA) - "Mari bergandengan erat menyusun agenda bersama untuk memastikan kawasan ini terus menjadi Epicentrum of Growth".

Kalimat itu disampaikan Presiden Joko Widodo pada Rabu (9/5) saat membuka pertemuan ASEAN Leaders’ Interface with Representatives of ASEAN Business Advisory Council dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (KTT ASEAN) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Pada hari yang sama saat membuka pertemuan ASEAN dan High-Level Task Force (HLTF) untuk Visi ASEAN Pasca 2025, presiden yang akrab disapa Jokowi itu meminta ASEAN bersiap menghadapi kondisi terburuk, tapi tetap berharap yang terbaik.

"Epicentrum of Growth" atau "pusat pertumbuhan" adalah tema keketuaan Indonesia dalam ASEAN tahun ini. Indonesia inginn ASEAN menjadi pusat pertumbuhan dunia.

Namun, dengan meminta ASEAN bersiap menghadapi yang terburuk, Jokowi menyingkapkan tantangan besar yang bisa menentukan ASEAN menjadi pusat stabilitas dan ekonomi dunia pada 2045.

Letak geografis di jalur pelayaran dunia memang membuat ASEAN dihadapkan kepada tantangan geopolitik dan geoekonomi yang sama besar dengan peluang-peluangnya sendiri.

Faktanya, ASEAN berada di tengah persaingan kekuatan-kekuatan besar dunia yang pada satu sisi bisa menjadi mitra kerja sama, tetapi di sisi lain berusaha mengkooptasi ASEAN.

Organisasi kawasan ini berada di antara dua pasar ekonomi yang sangat besar, yakni Asia Selatan dan Asia Timur. Belum termasuk Amerika Utara dan Australia.

Asia Selatan, Asia Timur dan Amerika Utara memiliki total penduduk 4,15 miliar jiwa atau separuh dari total penduduk dunia yang saat ini mencapai 8 miliar orang.

Ketiga kawasan juga menghimpun total Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,18 triliun dolar AS yang menghimpun 72 persen dari total PDB global .

PDB dan jumlah penduduk ASEAN sendiri masing-masing 3,942 triliun dolar AS dan 678 juta orang.

Fakta ini menunjukkan betapa besarnya profil pasar kawasan-kawasan yang mengitari ASEAN.

Namun, setiap peluang ekonomi selalu melibatkan tantangan keamanan yang sama besar, terlebih kekuatan-kekuatan lebih besar dari ASEAN terus bersaing secara politik dan ekonomi yang membuat mereka acap bergesekan.


Saling bergesekan

Ketika postur ekonomi sebuah negara semakin besar, maka semakin besar pula keinginan mengamankan jalur-jalur ekonominya di luar negeri.

Di masa lalu, kecenderungan ini memicu pendudukan sebuah wilayah oleh negara lainnya, agar tidak mengganggu jalur pasok sumber daya ekonomi di luar negeri.

Sampai sekarang negara-negara seperti Prancis, Inggris dan Amerika Serikat memiliki wilayah seberang lautan yang di antaranya berfungsi sebagai basis militer yang menjamin keamanan politik dan ekonomi negara-negara itu di seluruh dunia.

Uniknya, China tengah bergerak ke kecenderungan itu, seiring dengan semakin besarnya postur ekonomi dan pengaruh globalnya yang mengharuskan mereka memastikan keamanan jalur ekonominya di luar negeri.

China juga aktif memproyeksikan pengaruhnya ke negara atau kawasan lain di seluruh dunia, termasuk Afrika yang bertepi Samudera Hindia dan Pasifik Selatan yang menjadi "wilayah pengaruh" Australia.

Aktivitas China ini membuat kekuatan-kekuatan pesaing menjadi cemas. Kecemasan itu semakin menjadi setelah China juga aktif membangun pos-pos militer di luar negeri, tidak hanya di Laut China Selatan, tapi juga di Djibouti di tanduk Afrika yang menghadap salah satu jalur pelayaran global yang sangat sibuk di Laut Merah.

Pada tingkat tertentu, tatkala kehadiran global China kian mengancam kekuatan lain, katakanlah Amerika Serikat, pengerahan kekuatan di luar negeri, khususnya militer, menjadi lebih dari sekadar memastikan jalur perdagangan global, karena difungsikan pula sebagai kekuatan penggetar atau deteren terhadap kekuatan-kekuatan yang menyaingi atau berpotensi mengancam China.

Sejumlah negara termasuk Amerika Serikat mengkhawatirkan manuver China di Samudera Hindia yang dipandang beberapa kalangan berusaha membangun pangkalan lain di Tanzania, Mauritius, Pakistan, Sri Lanka dan Myanmar di Kepulauan Coco.

Manuver pertahanan China ini sudah jauh ke mana-mana menyaingi kekuatan-kekuatan tradisional dunia seperti Amerika Serikat dan Rusia, dan ini mengusik kekuatan-kekuatan lain.

Amerika Serikat tentu menjadi pihak yang paling terusik, apalagi mereka selama ini aktif mengerahkan armada lautnya di Samudera Hindia dan Pasifik yang mengapit Asia Tenggara.

Mereka mengoperasikan Armada Ketujuh yang berpangkalan di Jepang untuk beroperasi di sisi barat Samudera Pasifik, sedangkan di Samudera Hindia, mengerahkan Armada Kelima yang juga mencakup Teluk Persia, Laut Merah dan Laut Arab.

Di sisi yang berbeda, memiliki pangkalan luar negeri di Djibouti mengharuskan China lebih aktif lagi mengerahkan asset-asset militer mereka ke luar negeri.

Bersama angkatan lautnya yang saat ini menjadi angkatan laut terbesar di dunia, militer China aktif melakukan pelayaran panjang dari tepi barat Pasifik sampai Samudera Hindia, khususnya di sepanjang bagian utara dan timur lautnya.

China juga bermanuver jauh ke selatan Pasifik sampai mengusik Australia.

Di Samudera Hindia yang terusik adalah India. Baik perairan Pakistan, Sri Lanka maupun Myanmar yang disebut-sebut dibidik China sebagai pos atau basis militernya yang lain, bersentuhan langsung dengan wilayah laut India.

Mungkin karena India dan Australia, ditambah Jepang dan Amerika Serikat, membentuk Dialog Keamanan Quadrilateral (QSD) yang pernah menggelar latihan militer gabungan bernama "Exercise Malabar".


Bersikap dan bertindak bersama

Petunjuk India mulai terusik oleh kehadiran global China adalah dari sikapnya yang lebih konfrontatif terhadap China belakangan tahun ini, kendati berusaha menurunkan tensi konflik dengan tetangganya yang sama-sama berpenduduk semiliar lebih itu.

Tetapi beberapa kali bentrok pecah antara tentara kedua negara di perbatasan darat India-China. Bukan mustahil gesekan bisa meluber ke Samudera Hindia.

Saat bersamaan, gesekan pengaruh di Pasifik Selatan mendorong Australia membentuk pakta pertahanan bersama Amerika Serikat dan Inggris yang dikenal sebagai AUKUS.

Persaingan juga terjadi di medan ekonomi.

AS, India, dan Jepang membentuk blok ekonomi Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF) yang beranggotakan 14 negara, termasuk seluruh anggota ASEAN.

Karena mengecualikan China dan Rusia, sulit memungkiri pandangan bahwa IPEF adalah upaya membendung pengaruh ekonomi China di kawasan antara Samudera Hindia dan Pasifik yang biasa disebut Indo-Pasifik.

China sendiri tak tinggal diam. Selain aktif mempromosikan Prakarsa Sabuk dan Jalan (BRI), China juga agresif memajukan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) yang melibatkan beberapa negara Asia Tengah, Asia Selatan dan Rusia.

China juga aktif mengerahkan kekuatan militernya, baik dalam kerangka kerjasama dengan mitra, khususnya Rusia, maupun bertindak sendiri, seperti latihan militer yang sering mereka lakukan dekat Taiwan.

Sampai detik ini, persekutuan-persekutuan ekonomi dan pertahanan ini memang tak berubah menjadi benar-benar konfrontatif.

Namun, perekonomian China yang semakin besar yang mengharuskan adanya jaminan perlindungan pertahanan yang kuat, bisa mendorong China semakin agresif yang pada gilirannya memicu kekuatan lain untuk semakin agresif.

Jika gesekan pengaruh di Indo-Pasifik ini sudah terlalu tajam sehingga ancaman semakin besar, maka itu bisa berubah menjadi persaingan militer yang semakin nyata yang membahayakan seisi kawasan, termasuk ASEAN.

Petunjuk ke arah itu sudah terlihat dari perlombaan senjata yang kian akut yang di antaranya tumpah di Asia Tenggara, khususnya Laut China Selatan.

Bahkan di Pasifik Selatan, perlombaan senjata sudah mengarah kepada pengerahan kekuatan nuklir menyusul tekad tiga negara AUKUS membangun kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.

Keadaan-keadaan ini bisa membuat ASEAN dipaksa memilih dan memihak, selain juga membuka ruang kesempatan bagi ASEAN untuk menguatkan posisi untuk terlibat jauh dalam persaingan antara negara-negara besar itu.

Ini pun sudah menjadi tantangan berat bagi ASEAN, khususnya dalam bagaimana mesti bersikap bersama seperti tersirat dari ucapan Jokowi agar ASEAN "bergandengan erat menyusun agenda bersama."

Meskipun demikian, bersikap dan bertindak bersama dalam kerangka ASEAN yang bersatu masih merupakan cara terampuh dalam memajukan kawasan ini dan mewujudkan tekad menjadikan ASEAN pusat pertumbuhan dunia.

Editor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Suplemen diet Jepang menelan lagi korban, total jadi lima orang

Suplemen diet Jepang menelan lagi korban, total jadi lima orang

29 Maret 2024 18:53

Pertemuan Regulator Pasar Modal Negara-Negara ASEAN digelar di Bali

Pertemuan Regulator Pasar Modal Negara-Negara ASEAN digelar di Bali

17 Oktober 2023 14:39

Harga emas Antam pagi ini naik Rp7.000 jadi Rp1,075 juta per gram

Harga emas Antam pagi ini naik Rp7.000 jadi Rp1,075 juta per gram

16 September 2023 09:25

Pemimpin ASEAN sepakat tegakkan Konvensi Hukum Laut 1982 di Laut China Selatan

Pemimpin ASEAN sepakat tegakkan Konvensi Hukum Laut 1982 di Laut China Selatan

7 September 2023 11:19

Ketua MPR puji kepemimpinan Jokowi saat KTT ASEAN

Ketua MPR puji kepemimpinan Jokowi saat KTT ASEAN

6 September 2023 07:02

Presiden Joko Widodo minta ASEAN untuk lebih kompak, berani dan gesit

Presiden Joko Widodo minta ASEAN untuk lebih kompak, berani dan gesit

5 September 2023 18:55

Menteri BUMN sebut Indonesia perkuat data center untuk jadi pemain besar di ASEAN

Menteri BUMN sebut Indonesia perkuat data center untuk jadi pemain besar di ASEAN

5 September 2023 18:49

Tak kunjung jalankan konsensus, Myanmar dilewati dan Filipina pegang keketuaan ASEAN 2026

Tak kunjung jalankan konsensus, Myanmar dilewati dan Filipina pegang keketuaan ASEAN 2026

5 September 2023 18:46

Terpopuler

Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

Top News

  • Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

    Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

    5 jam lalu

  • Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

    Mengenal karier, prestasi, dan filosofi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman

    21 jam lalu

  • Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

    Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

    3 Januari 2026 13:58

  • Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

    Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

    3 Januari 2026 13:53

  • Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

    Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

    3 Januari 2026 11:41

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Mobile Site
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com