Kendari (Antara Bali) - Sebuah tempat penimbunan bahan bakar minyak jenis solar, premium dan minyak tanah yang diduga tidak memiliki izin resmi di sekitar pelabuhan Kendari, ludes dilalap api pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WITA.
        
Informasi yang dihimpun ANTARA di Kendari, Selasa malam api juga meluluhlantakkan warung makan sederhana di sekitar pelabuhan rakyat tersebut.
        
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang belum diketahui penyebabnya tersebut namun kerugian materail diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
        
"Pemilik warung yang menjual bahan bakar berupa minyak tanah, premium dan solar adalah La Ege. Dia pasti merugi jutaan rupiah karena modal besar," kata salah seorang pemilik warung makan Asli (24) yang juga korban kebakaran.
        
Ia mengaku tidak tahu menahu asal api karena sedang tertidur dalam rumah.(*/M038)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026