Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Supomo, Rabu mengatakan selain penutupan wisma, pihaknya juga akan memulangkan 36 PSK di Lokalisasi Moroseneng. "Keberadaan wisma di Surabaya akan kami pantau terus," katanya.
Menurut dia, penutupan wisma di Kremil tersebut menyesuaikan dengan agenda warga setempat. Namun, ia memastikan bahwa penutupan wisma akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dalam penanganan PSK di Surabaya.
"Kita kerja sama dengan pemprov karena di sana ada dana stimulan untuk PSK. Dana tersebut untuk usaha para PSK setelah keluar dari wisma. Masing-masing PSK diberi uang sebesar Rp3 juta," katanya.
Supomo mengatakan bahwa pihaknya resmi menutup tiga wisma di kawasan lokalisasi Dupak Bangunsari, Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Sabtu (26/10). Tiga wisma itu diubah peruntukannya menjadi rumah tangga.
Data terbaru jumlah PSK di Bangunsri sebelum dipulangkan 213 PSK dan sekarang tinggal 162 PSK yang masih bekerja.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.