"Kami sudah dihubungi oleh pihak Kemenparekraf terkait rencana menjadikan festival ini menjadi objek kunjungan KTT ASEAN," kata Ida Bagus Sidharta Putra, ketua panitia SVF, di Denpasar, Senin.
Menurut dia, format penyelenggaraan akan tetap sama menampilkan keragaman budaya dan seni yang ada di kawasan desa itu sampai seluruh masyarakat dunia.
Akan tetapi hal itu belum dibahas dengan pihak kementerian terkait. Pembahasan diperlukan supaya terjadi konektifitas antara penyelenggaraan SVF dan para delegasi KTT APEC.
"Kami nantinya akan tetap menonjolkan sajian seni dan budaya sehingga semangatnya tetap terjaga serta tidak melenceng dari tujuannya," ucapnya.
Tujuan dari penyelenggaraan festival itu adalah mengedepankan kreatifitas sekaligus menjadi media yang menampung bakat berbagai komponen masyarakat.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.