• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Sabtu, 3 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      Minggu, 17 Agustus 2025 21:50

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:30

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Kamis, 14 Agustus 2025 13:25

  • Updates
    • BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      Minggu, 28 Desember 2025 8:50

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:45

      BMKG  prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      Sabtu, 27 Desember 2025 8:06

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      Jumat, 26 Desember 2025 14:07

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      Sabtu, 20 Desember 2025 10:53

  • Ekonomi
    • Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

      Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:58

      Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

      Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

      Sabtu, 3 Januari 2026 13:53

      ASDP: 30 ribu orang menyeberang dari Bali ke Jawa di awal Januari

      ASDP: 30 ribu orang menyeberang dari Bali ke Jawa di awal Januari

      Sabtu, 3 Januari 2026 4:43

      Dishub Bali tunggu kepastian investor yang bangun subway

      Dishub Bali tunggu kepastian investor yang bangun subway

      Jumat, 2 Januari 2026 22:35

      Bandara di Bali catat arus balik wisatawan Natal dan Tahun Baru dimulai

      Bandara di Bali catat arus balik wisatawan Natal dan Tahun Baru dimulai

      Jumat, 2 Januari 2026 18:02

  • Humaniora
    • Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

      Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

      Sabtu, 3 Januari 2026 11:41

      BMKG rekam lebih dari sejuta sambaran petir di NTB selama 2025

      BMKG rekam lebih dari sejuta sambaran petir di NTB selama 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 13:05

      BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

      BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

      Jumat, 2 Januari 2026 12:53

      Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

      Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

      Kamis, 1 Januari 2026 0:05

      Gubernur gelar upacara penyucian di zona inti Pusat Kebudayaan Bali

      Gubernur gelar upacara penyucian di zona inti Pusat Kebudayaan Bali

      Selasa, 30 Desember 2025 18:18

  • Pariwisata
    • Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Sabtu, 27 Desember 2025 18:45

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Minggu, 14 Desember 2025 5:51

      Kiat bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      Kiat bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      Rabu, 10 Desember 2025 6:31

      Pengelola GWK Bali siapkan pertunjukan kembang api jelang tahun baru

      Pengelola GWK Bali siapkan pertunjukan kembang api jelang tahun baru

      Selasa, 9 Desember 2025 18:05

      Dispar Bali minta pengelola DTW pangkas pohon rawan roboh saat hujan

      Dispar Bali minta pengelola DTW pangkas pohon rawan roboh saat hujan

      Jumat, 5 Desember 2025 19:21

  • Fokus Hoax
    • Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Minggu, 22 Oktober 2023 11:35

  • Olahraga
    • Bali United siap tampil ekstra hadapi Arema

      Bali United siap tampil ekstra hadapi Arema

      Sabtu, 3 Januari 2026 15:39

      MU masih tanpa beberapa pemain utama hadapi Leeds United

      MU masih tanpa beberapa pemain utama hadapi Leeds United

      Sabtu, 3 Januari 2026 5:23

      Puas dengan kinerja Spalletti, Juventus siap sodorkan kontrak baru

      Puas dengan kinerja Spalletti, Juventus siap sodorkan kontrak baru

      Kamis, 1 Januari 2026 23:18

      Duel Bali United kontra Dewa United berakhir imbang tanpa gol

      Duel Bali United kontra Dewa United berakhir imbang tanpa gol

      Selasa, 30 Desember 2025 8:19

      Inter tutup 2025 sebagai pemuncak klasemen usai menang atas Atalanta

      Inter tutup 2025 sebagai pemuncak klasemen usai menang atas Atalanta

      Senin, 29 Desember 2025 5:28

  • Taksu
    • WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      Senin, 28 Juli 2025 19:02

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Jumat, 25 Juli 2025 21:55

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Senin, 7 Juli 2025 19:01

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Jumat, 9 Mei 2025 20:26

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Senin, 21 April 2025 22:17

  • Artikel
    • Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Sabtu, 9 Agustus 2025 17:48

  • Seni dan Hiburan
    • Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:47

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumat, 21 November 2025 6:02

      Daftar pemenang AMI 2025

      Daftar pemenang AMI 2025

      Kamis, 20 November 2025 5:51

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sabtu, 15 November 2025 1:02

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      Kamis, 16 Oktober 2025 12:44

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Sabtu, 3 Januari 2026 14:42

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Rabu, 31 Desember 2025 1:00

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Selasa, 30 Desember 2025 21:31

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Selasa, 30 Desember 2025 15:35

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Minggu, 28 Desember 2025 20:11

  • English

Resensi - Buku "Tinta Emas" Kiai Shiddiq lengkapi Peran Ke-Indonesia-an

Selasa, 19 Oktober 2021 19:40 WIB

Resensi - Buku

Cover buku "Tinta Emas Perjuangan untuk Indonesia - Kiai Shiddiq - Kisah Hidup Kiai wa Dzurriyah" (Penerbit Kompas, 2020) dari karya almarhum Afton Ilman Huda (penulis). ANTARA/HO-Pesantren Talangsari

Denpasar (ANTARA) - Kehadiran buku Tinta Emas Perjuangan untuk Indonesia - Kiai Shiddiq - Kisah Hidup Kiai wa Dzurriyah (Penerbit Kompas, 2020) dari karya almarhum Afton Ilman Huda (penulis) seolah melengkapi dokumen peran ulama dalam histori keindonesiaan.

Ya, selain tepat menjelang Hari Santri 2021, buku itu sangat historis karena catatan historis tentang peran para ulama dalam perjuangan hampir tidak ada. Para ulama merupakan sosok yang sangat ikhlas dalam perjuangan.

Namun, satu dasawarsa terakhir telah hadir sejumlah penulis yang membuktikan peran ulama dalam sejarah bangsa itu fakta, bahkan para penulis pun menyertakan dokumen historis yang tak terbantahkan.

Selain almarhum, para penulis sebelumnya di antaranya H. Choirul Anam (Ansor/PKNU), Ki Agus Sunyoto (Lesbumi/almarhum), Prof. H. Ali Haidar (RMI/Unesa), dan bahkan beberapa peneliti asing atau Indonesianis yang menguak masa lalu bangsa ini.

Masa silam yang di dalamnya ada peran kaum santri yang sangat jelas secara historis dalam perjuangan kebangsaan. Puncaknya adalah pengakuan negara dengan penetapan Hari Santri terhitung sejak 22 Oktober 2015 dan penganugerahan gelar pahlawan untuk sejumlah ulama.

Nah, penulis buku yang masih zuriah Kiai Shiddiq (penulis wafat pada tanggal 8 November 2020) itu pun menguatkan pengakuan negara itu dengan dokumen historis yang lengkap dan kuat. Buku ini pun terasa penting pada Hari Santri 2021.

Buku setebal 294 halaman itu diawali dengan cerita tentang sosok dan amaliah/perjuangan Kiai Shiddiq (halaman 1—95), lalu disambung kisah-kisah perjuangan zuriah/keturunan, yakni Kiai Achmad Qusairi (halaman 100—109), dan Kiai Mahfudz Shiddiq (halaman 110—133).

Zuriah lainnya, Kiai Achmad Shiddiq (halaman 134—162), Kiai Ali Mansur (halaman 163—173), Kiai Dhofir Salam (halaman 174—194), Kiai Abdulloh Shiddiq (halaman 195—209), dan Bin Mahmud Shiddiq (halaman 210—220).

Ada pula, Kiai Abdul Halim (halaman 221—228), Kiai yang Syadid (halaman 229—232), Kiai Yusuf Muhammad (halaman 233—249), Kiai Thoyfur (halaman 250—263), dan Kiai Hamid Pasuruan (264—284).

Bukti historis yang melengkapi kesahihan buku ini, antara lain foto-foto era 1970-an atau sebelumnya dari Data Arsip Nasional maupun dokumen kegiatan NU (ejaan lama). Ada pula rujukan buku, internet, dan pidato sehingga dokumen-dokumen yang ada sangat historis.

Baca juga: Cara santri tradisikan Pancasila

Kiai Shiddiq yang nama lengkapnya Kiai Muhammad Shiddiq bin Abdulloh merupakan pengasuh Pondok Pesantren Talangsari yang kini beralamat di Jalan K.H. Shiddiq, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pesantren asuhannya yang didirikan pada tahun 1915 itu kini sudah berkembang menjadi beberapa pesantren, yakni Al-Fattah, Ashtra, Zainab Shiddiq, Ashri, dan Al-Ghofilin dengan beberapa lembaga pendidikan di dalamnya (TK, MI, MTs, SMP, MA, SMA).

Amaliah Kiai Shiddiq yang diceritakan antara lain kasih sayang kepada burung dan semut (halaman 3—7), sikap strengh/kuat pada hal-hal yang makruh untuk tidak dilakukan, seperti memelihara kumis, merokok, kentut sambil tertawa, dan tidak berpakaian di lokasi umum (halaman 8—11).

Kiai Shiddiq juga punya amaliah yang istikamah yakni salat berjemaah, membangunkan santri menjelang salat Subuh dengan membawa teko berisi air dan tongkat penjalin, dan salat sunah 100 rakaat setiap hari.

Selain itu, khatam Alquran seminggu sekali, mengajar mengaji Alquran, mengajar kitab kuning (Ihya Ulumuddin, Shahih Bukhori), suka silaturahmi, dan suka menjodohkan atau mak comblang (halaman 13—17).

Pendirian Pesantren Talangsari pada tahun 1915 juga berliku. Awalnya Kiai Shiddiq yang juga pedagang (berdagang kitab, kain, sarung, dan alat pertanian) itu membeli tanah seluas 0,5 hektare (tanah dengan tanaman padi di atasnya) dengan harga Rp310 (halaman 23).

Namun, rencana itu terkatung-katung karena usaha perdagangannya tersendat-sendat. Oleh karena itu, Kiai Shiddiq pun terpaksa menawarkan tanahnya kepada orang Cina dengan harga Rp650,00.

Akhirnya, tanahnya dibeli oleh orang kaya bernama H. Mohammad Alwi yang justru mewakafkan kepada Kiai Shiddiq sehingga pesantren pun berdiri. Namun, Kiai Shiddiq tetap berdagang secara berpindah-pindah pasar sesuai dengan hari pasaran (halaman 24—25).

Tujuan pendirian pesantren itu, Kiai Shiddiq itu datang jauh-jauh dari Lasem (Jateng) ke Gebang (Jember/Jatim) pada tahun 1900 untuk menyiarkan agama di tengah masyarakat yang masih "mo-limo" (5-M), yakni maling/mencuri, minum/mabuk, main/judi, madon/zinah, dan madat/narkoba (halaman 26—27).

Tujuan lain, Kiai Shiddiq memiliki tujuan mulia untuk melakukan kaderisasi mukmin/ulama. Sejarah membuktikan bahwa kader yang lahir dari Pesantren Talangsari itu ada yang menjadi kiai, guru, dokter, polisi, politikus, pejabat/pemerintah, dan pengusaha.

Baca juga: Wapres: Bersyukur peran santri diakui negara setelah 70 tahun

Bahkan, ada pula beberapa ulama besar, seperti Kiai Mahfudz Shiddiq (era penjajah Jepang), Kiai Achmad Shiddiq (era 1980-an), Kiai Muzakki Syah (era 2000-an), dan lainnya (halaman 28).

Yang menarik, strategi kaderisasi ulama itu dirintis Kiai Shiddiq dengan cara unik yakni meminta para santrinya untuk mendirikan masjid di kampung halamannya. Namun, permintaan itu tetap disikapi Kiai Shiddiq dengan "terjun langsung" membantu santrinya melalui ajakan kiai kepada tokoh masyarakat untuk bergotong royong (halaman 31—32).

Ada sekitar 13 masjid di Jember yang didirikan dengan strategi "bina masjid" itu. Namun, hal itu bukan berarti tanpa kendala karena masyarakat yang "menolak" juga ada meski penolakan itu secara tidak langsung, seperti dialami Kiai Imam Rozi yang menjadi takmir Masjid Ar-Rahmah di Kampung Kebonsari.

Kadang kala, dia mendapatkan kue atau nasi dari tetangga yang dipahami sebagai bagian dari tasyakuran dalam hajat tertentu. Nasi atau kue itu selalu diteskan terlebih dahulu kepada ayam. Pernah ada ayam yang mati setelah makan kue tertentu sehingga kue itu pun dibuang karena mengandung racun dan sasarannya untuk meracuni takmir masjid.

Itulah liku-liku perjuangan yang akhirnya membuahkan hasil dengan berkembangnya jumlah santri melebihi 100 orang dan bukan hanya berasal dari daerah sekitar, melainkan juga datang dari Banyuwangi dan Madura, bahkan ada juga yang datang dari Kebumen dan Pasuruan atau santri-santri berdialek Jawa (halaman 37).

Garis Keturunan

Sosok Kiai Shiddiq yang alim itu tidak terlepas dari garis keturunan yang bermula dari para kiai/ulama di Tanah Jawa. Kiai Shiddiq lahir di Lasem, Rembang, Jawa Tengah pada tahun 1854.

Putra beliau, Kiai Achmad Qusyairi dan Kiai Abdul Halim, mencatat ayahanda memiliki garis keturunan yang sambung antara ayah dan ibunya pada leluhurnya, yakni Mbah Sambu.

Namun, catatan pada halaman 47 yang dilengkapi dengan foto historis yang menunjukkan kediaman lama dari Kiai Shiddiq di Lasem itu disebut Kiai Shiddiq kurang begitu suka bercerita tentang garis keturunannya kepada Mbah Sambu yang memiliki sanad ke Rasulullah itu. Pasalnya, mengetahui garis keturunan itu bukan hanya meningkatkan silaturahmi.

Selain meningkatkan silaturahmi, ungkapan adanya silsilah itu juga bisa berdampak negatif, karena orang menjadi sombong, arogan, dan bangga dengan leluhur, padahal perilaku belum tentu mencerminkan ajaran leluhur itu.

Namun, adanya silsilah dari Kiai Shiddiq itu mendukung bahwa Kiai Shiddiq sebagai zuriah (garis keturunan) ulama adalah wajar bila akhirnya juga melahirkan ulama dan tokoh masyarakat di Tanah Jawa.

Apalagi, Kiai Abdul Halim Shiddiq mencatat ayahanda belajar (nyantri/berguru) kepada sejumlah kiai, di antaranya Kiai Abdul Azis bin Baidlowi Lasem, Kiai Sholeh Darat As-Samarani Semarang (fotonya di halaman 52), Kiai Sholeh Langitan Tuban, Syaichona Cholil Bangkalan, Kiai Ya'cub Siwalan Panji Sidoarjo, dan Kiai Abdurrochim Sepanjang Sidoarjo.

Dari halaman 49—59 tercatat beberapa cerita menarik dari perjalanan "nyantri" Kiai Shiddiq, seperti ketika beliau berpindah dari Kiai Sholeh Darat Semarang ke Kiai Sholeh Langitan Tuban, ternyata Kiai Sholeh Darat mengaku kalau Kiai Sholeh Darat baru saja datang kepadanya menyampaikan alasan Kiai Shiddiq nyantri ke Langitan.

Alasannya, Kiai Shiddiq merasa aneh dengan dialek Kiai Sholeh Darat yang kental dengan dialek Jawa yakni membaca Ain dengan Ngain. Tentu saja Kiai Shiddiq malu dengan cerita Kiai Sholeh Langitan itu sehingga beliau kembali nyantri ke Semarang.

Baca juga: Resensi - Buku "KontraNarasi Khilafers" untuk kado Hari Santri 2020

Cerita unik lainnya adalah Kiai Shiddiq ternyata pernah menjadi "ustaz" bagi Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asy'ari (pendiri NU) saat keduanya "nyantri" di Siwalan Panji, Buduran, Sidoarjo (Kiai Ya'cub). Hingga kini, lokasi K.H. Hasyim Asy'ari "mondok" di Buduran itu masih tertata rapi. Bukti historis yang riil.

Bahkan, Kiai Achmad Mursyid (menantu Kiai Mahfudz bin Shiddiq) masih menyimpan surat dari Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asy'ari kepada Kiai Shiddiq sebagai "senior" di Pesantren Siwalan Panji Sidoarjo. Isinya, Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asy'ari minta dukungan pendirian NU.

Tidak hanya itu, perpindahannya ke Jember juga unik. Kiai Shiddiq bermimpi bertemu Rasululllah membawa bakul di tangan kiri dan membawa tasbih di tangan kanan.

Lantas menakwilkan mimpi itu sebagai petunjuk bahwa dia harus hijrah ke timur untuk perjuangan agama, lalu ia bertanya "timur" kepada gurunya, K.H. Cholil Bangkalan, yang dijawab ke Jember. Pada tahun 1900, Kiai Shiddiq mulai hijrah ke Jember (bermula di Gebang), lalu berpindah ke Talangsari pada tahun 2015 hingga wafat pada tahun 1934. (Halaman 61—66).

Sejak kedatangannya pada tahun 1900 hingga 1915, Kiai Shiddiq adalah Kiai Pedagang atau kiai yang berprofesi sebagai pedagang saat berada di Ndalem Gebang. Sejak pindah ke Talangsari pada tahun 2015 itulah Kiai Shiddiq betul-betul sebagai kiai yang fokus mengajar ngaji hingga wafatnya pada tahun 1934 (19 tahun).

Selama di Jember, banyak ulama yang menilai Kiai Shiddiq merupakan wali yang memiliki karamah. Seorang wali itu selalu terjaga dari dosa besar dan perbuatan buruk.

Konon, Kiai Sholeh Winongan Pasuruan merupakan kiai yang membuka misteri kewalian Kiai Shiddiq karena dia diperintah guru spiritualnya untuk berguru kepada seorang waliullah yang berprofesi sebagai pedagang di pasar sambil mengajar ngaji (halaman 71).

Salah santrinya bercerita, suatu saat Kiai Shiddiq akan berdagang sarung, songkok, dan sebagainya ke Arjasa. Akan tetapi, kiai datang terlambat di stasiun sehingga kereta sudah berangkat. Ketika hendak pulang, ada seorang penghulu yang memberi salam tempel Rp1 (sekitar Rp100 ribu untuk saat ini).

Sebelum tiba di rumah, Kiai Shiddiq belanja di pasar dan akhirnya dimasak di rumah, lalu tertidur. Dalam tidurnya, Kiai Shiddiq bermimpi bertamu ke rumah penghulu itu dan diberi jamuan babi. Maka, ketika bangun langsung bilang kepada santri agar sayur yang dimasak itu dibuang semuanya karena haram.

Baca juga: Hari Santri tak hanya sekadar film atau UU Pesantren

Ada cerita lain dari Kiai Syarqowi bin Toha dari Condro, Jember, yang mengaku mendapat cerita dari santri Kiai Shiddiq di Kalisat, yang lupa namanya.

Ceritanya, Kiai Shiddiq kedatangan seorang tentara Belanda yang di dalam mobil jipnya terdapat beberapa bom. Spontan Kiai Shiddiq bilang: "Lha kok tuan membawa degan (kelapa muda)?"

Sang tentara itu penasaran dan menengok, ternyata bom sudah berubah jadi degan sehingga tentara itu pun keder dan pulang (halaman 72).

Setiap Ahad malam Senin, Kiai Shiddiq selalu mengajak santri untuk membaca Kitab Selawat Barzanji. Suatu saat, ketika membaca Barzanji itu tampak hadir Nabi Muhammad saw. sehingga kiai spontan berdiri dengan tangan bersedekap seperti orang takzim (memberi hormat) sebagaimana saat Qiyam sambil mata terisak-isak menangis.

Dari peristiwa itu, setiap Ahad malam Senin di Pesantren Talangsari dan pesantren yang diasuh zuriah Kiai Shiddiq selalu melakukan selawatan yang populer dengan Diba'an itu.

Disebut Diba'an karena syair selawat yang dibaca merupakan karya Syaikh Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Umar bin Ali bin Yusuf bin Achmad bin Umar Ad-Diba'i Asy-Syaibani dan diselingi membaca syair selawat karya Syaikh Muhammad bin Ja'far bin Husin bin Abdul Karim, bin Muhammad Al-Barzanji (Irak). (Hlm. 79-80).

Bab berikutnya (Bab III sampai VII), buku ini mengupas zuriah Kiai Shiddiq yang memiliki peran penting di tengah masyarakat, di antaranya Kiai Achmad Qusyairi (kiai salaf yang produktif menulis kitab/hlm.100), dan Kiai Mahfudz Shiddiq (kiai yang memajukan NU se-Indonesia/hlm.110).

Selanjutnya, Kiai Achmad Muhammad Hasan alias Kiai Achmad Shiddiq (pemikir ideologi Pancasila yang sufi, bintang Muktamar NU Situbondo/hlm.134), Kiai Ali Mansur (pengarang Selawat Badar/hlm.163), dan Kiai Dhofir Salam (kiai pendiri Sekolah Islam dan pebisnis/hlm.174).

Berikutnya, Kiai Abdullah Shiddiq (kiai pejuang kemerdekaan dan politisi/hlm. 195), Bin Mahmud Shiddiq (keturunan Sultan Hadi Wijaya/hlm. 210), Kiai Abdul Halim Shiddiq (mubalig penyebar dakwah/hlm. 221), dan Kiai yang Syadid, Kuat, Berani, dan Teguh Pendirian/hlm. 229).

Ada pula, Kiai Yusuf Muhammad (mubalig politik), Kiai Thoyfur (mubalig politikus yang santun/hlm. 250), dan Kiai Hamid (waliullah/hlm. 264).

Baca juga: Presiden ucapkan Selamat Hari Santri lewat medsos

Ya, buku Kiai Shiddiq dan sejumlah zuriahnya yang banyak berperan dalam masyarakat itu dapat menjadi rujukan tak terbantahkan tentang peran para ulama NU dalam kancah perjuangan hingga kemerdekaan dan pembangunan.

Apalagi, buku itu memiliki referensi historis yang cukup kuat berupa foto-foto era 1970-an atau sebelumnya dari Data Arsip Nasional maupun dokumen kegiatan NU (ejaan lama).

Pewarta: Edy M. Yakub
Editor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Pemudik santri asal Bali tiba di Terminal Mengwi

Pemudik santri asal Bali tiba di Terminal Mengwi

28 Maret 2024 22:16

Mengenal Pesantren Kilat di Jepang

Mengenal Pesantren Kilat di Jepang

27 Maret 2023 11:51

MenkopUKM wujudkan kemandirian ekonomi ponpes melalui kopontren

MenkopUKM wujudkan kemandirian ekonomi ponpes melalui kopontren

22 Oktober 2022 13:35

Hari Santri, bela negara, dan radikal digital

Hari Santri, bela negara, dan radikal digital

21 Oktober 2022 14:08

ICMI Bali gelar pesantren kilat dan bukber

ICMI Bali gelar pesantren kilat dan bukber

10 April 2022 00:14

Muktamar NU rekomendasikan percepat pembentukan Dirjen Pesantren

Muktamar NU rekomendasikan percepat pembentukan Dirjen Pesantren

24 Desember 2021 13:04

Gus Dur dan "trio" Gus Yahya, Said Aqil Sirodj, dan As'ad Ali

Gus Dur dan "trio" Gus Yahya, Said Aqil Sirodj, dan As'ad Ali

23 Desember 2021 20:11

Wapres dorong pesantren beradaptasi dengan perubahan zaman

Wapres dorong pesantren beradaptasi dengan perubahan zaman

20 Oktober 2021 16:03

Terpopuler

Gubernur Bali sebut jumlah wisdom turun karena kurangnya maskapai

Gubernur Bali sebut jumlah wisdom turun karena kurangnya maskapai

Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tahun 2025 tembus 7 juta

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tahun 2025 tembus 7 juta

Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

Top News

  • Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

    Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

    4 jam lalu

  • Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

    Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

    4 jam lalu

  • Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

    Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

    6 jam lalu

  • BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

    BBMKG: Waspadai potensi rob pesisir Bali di awal tahun

    2 Januari 2026 12:53

  • Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

    Bali terapkan aturan cek tabungan dan daftar aktivitas calon wisman mulai 2026

    2 Januari 2026 05:44

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com