• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Sabtu, 14 Februari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Wapres Gibran dorong subsidi bagi pedagang pasar guna tekan inflasi

      Wapres Gibran dorong subsidi bagi pedagang pasar guna tekan inflasi

      Jumat, 13 Februari 2026 21:10

      Tinjau SPPG Polri Palmerah, Prabowo minta menu MBG disajikan hangat

      Tinjau SPPG Polri Palmerah, Prabowo minta menu MBG disajikan hangat

      Jumat, 13 Februari 2026 13:54

      Kemenimipas dukung penuh LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

      Kemenimipas dukung penuh LKBN ANTARA bangun jaringan pemberitaan global

      Kamis, 5 Februari 2026 18:48

      Menkomdigi jelaskan peran strategis ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah

      Menkomdigi jelaskan peran strategis ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah

      Rabu, 4 Februari 2026 20:07

      Menkomdigi tegaskan humas pemerintah penentu reputasi negara

      Menkomdigi tegaskan humas pemerintah penentu reputasi negara

      Rabu, 4 Februari 2026 17:03

  • Updates
    • Pemkab Jembrana komit selesaikan hutang RSU Negara Rp33 miliar lebih

      Pemkab Jembrana komit selesaikan hutang RSU Negara Rp33 miliar lebih

      Jumat, 13 Februari 2026 21:41

      Bupati Badung: Pejabat baru harus profesional dan jaga integritas

      Bupati Badung: Pejabat baru harus profesional dan jaga integritas

      Kamis, 12 Februari 2026 20:59

      DPRD Bali rampungkan 17 Raperda di 2025 dan siap mulai Propemperda

      DPRD Bali rampungkan 17 Raperda di 2025 dan siap mulai Propemperda

      Kamis, 12 Februari 2026 15:05

      Bali diprakirakan hujan lebat pada Kamis

      Bali diprakirakan hujan lebat pada Kamis

      Kamis, 12 Februari 2026 6:44

      Pemkab Badung distribusikan 677 unit tong komposter untuk kelola sampah

      Pemkab Badung distribusikan 677 unit tong komposter untuk kelola sampah

      Rabu, 11 Februari 2026 23:29

  • Ekonomi
    • Satgas Saber Pangan sidak pasar dan distributor di Denpasar

      Satgas Saber Pangan sidak pasar dan distributor di Denpasar

      Jumat, 13 Februari 2026 21:54

      Transaksi KKI QRIS Pemda di Bali capai Rp17,92 miliar

      Transaksi KKI QRIS Pemda di Bali capai Rp17,92 miliar

      Jumat, 13 Februari 2026 20:39

      WHDI Bangli: Pemberdayaan ekraf dan literasi digital penting untuk dioptimalkan

      WHDI Bangli: Pemberdayaan ekraf dan literasi digital penting untuk dioptimalkan

      Jumat, 13 Februari 2026 20:32

      Koster usul pembangunan infrastruktur strategis kepada Komisi V DPR

      Koster usul pembangunan infrastruktur strategis kepada Komisi V DPR

      Jumat, 13 Februari 2026 17:03

      Wapres Gibran cek percepatan digitalisasi di Pasar Badung

      Wapres Gibran cek percepatan digitalisasi di Pasar Badung

      Jumat, 13 Februari 2026 16:09

  • Humaniora
    • Pemkab Badung gelar aksi bersih sampah di Pantai Kedonganan

      Pemkab Badung gelar aksi bersih sampah di Pantai Kedonganan

      Jumat, 13 Februari 2026 21:46

      Mendikdasmen salurkan bantuan revitalisasi sekolah di Buleleng

      Mendikdasmen salurkan bantuan revitalisasi sekolah di Buleleng

      Jumat, 13 Februari 2026 20:49

      PKK Tabanan andalkan program Kulkul ajak warga peduli lingkungan

      PKK Tabanan andalkan program Kulkul ajak warga peduli lingkungan

      Jumat, 13 Februari 2026 15:14

      Asalkan kondisi terkontrol, pasien gangguan jantung aman berpuasa

      Asalkan kondisi terkontrol, pasien gangguan jantung aman berpuasa

      Jumat, 13 Februari 2026 14:55

      Ada daur ulang kursi roda untuk bantu penyandang disabilitas di Bali

      Ada daur ulang kursi roda untuk bantu penyandang disabilitas di Bali

      Jumat, 13 Februari 2026 14:54

  • Pariwisata
    • Bupati Badung sebut Wapres Gibran serap masukan para pelaku pariwisata

      Bupati Badung sebut Wapres Gibran serap masukan para pelaku pariwisata

      Jumat, 13 Februari 2026 22:07

      Wisata medis terpadu hadir RS KEK Sanur

      Wisata medis terpadu hadir RS KEK Sanur

      Jumat, 13 Februari 2026 21:18

      ITDC tambah atraksi Barongsai dan Kecak sambut Imlek di Nusa Dua Bali

      ITDC tambah atraksi Barongsai dan Kecak sambut Imlek di Nusa Dua Bali

      Kamis, 12 Februari 2026 17:09

      Wamenpar gandeng pelaku industri berkolaborasi genjot pariwisata

      Wamenpar gandeng pelaku industri berkolaborasi genjot pariwisata

      Minggu, 8 Februari 2026 10:20

      Gerakan ASRI perkuat penanganan sampah laut

      Gerakan ASRI perkuat penanganan sampah laut

      Sabtu, 7 Februari 2026 10:18

  • Fokus Hoax
    • Hoaks! Jokowi sebut Gibran-Kaesang calon Presiden-Wapres 2029

      Hoaks! Jokowi sebut Gibran-Kaesang calon Presiden-Wapres 2029

      Senin, 9 Februari 2026 9:15

      Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Hoaks! Video Purbaya mengatakan menolak dijadikan wapres

      Senin, 12 Januari 2026 7:25

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

  • Olahraga
    • Liverpool tekuk Sunderland 1-0

      Liverpool tekuk Sunderland 1-0

      Kamis, 12 Februari 2026 6:52

      Manchester City babat habis Fulham 3-0

      Manchester City babat habis Fulham 3-0

      Kamis, 12 Februari 2026 6:47

      Chelsea main imbang saat jamu Leeds United 2-2

      Chelsea main imbang saat jamu Leeds United 2-2

      Rabu, 11 Februari 2026 8:08

      Tottenham kalah lagi setelah takluk dari Newcastle 1-2

      Tottenham kalah lagi setelah takluk dari Newcastle 1-2

      Rabu, 11 Februari 2026 8:04

      MU ditahan imbang 1-1 kontra West Ham

      MU ditahan imbang 1-1 kontra West Ham

      Rabu, 11 Februari 2026 8:03

  • Taksu
    • Menag optimistis widyalaya cetak generasi kuat moral

      Menag optimistis widyalaya cetak generasi kuat moral

      Jumat, 13 Februari 2026 21:22

      Menag: Widyalaya mampu jadi lembaga lahirkan generasi Hindu unggul

      Menag: Widyalaya mampu jadi lembaga lahirkan generasi Hindu unggul

      Jumat, 13 Februari 2026 6:11

      Menag: Ramadhan harus sentuh batin dan kepedulian sosial

      Menag: Ramadhan harus sentuh batin dan kepedulian sosial

      Senin, 9 Februari 2026 19:21

      Prabowo ingatkan pemimpin jauhi dendam, prioritaskan kepentingan rakyat

      Prabowo ingatkan pemimpin jauhi dendam, prioritaskan kepentingan rakyat

      Minggu, 8 Februari 2026 10:18

      Jadwal Sidang Isbat awal Ramadhan pada 17 Februari 2026

      Jadwal Sidang Isbat awal Ramadhan pada 17 Februari 2026

      Kamis, 29 Januari 2026 15:31

  • Artikel
    • Menyulap sampah plastik jadi BBM

      Menyulap sampah plastik jadi BBM

      Kamis, 5 Februari 2026 18:29

      Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Menengok produksi kaki palsu yang digarap penyandang disabilitas di Bali

      Selasa, 20 Januari 2026 15:54

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

  • Seni dan Hiburan
    • Panji Pragiwaksono tuntaskan sanksi adat di Toraja

      Panji Pragiwaksono tuntaskan sanksi adat di Toraja

      Kamis, 12 Februari 2026 6:59

      Westlife anggap Indonesia "rumah kedua"

      Westlife anggap Indonesia "rumah kedua"

      Rabu, 11 Februari 2026 8:16

      KLa Project bawa kenangan sekaligus kejutan dalam konser "LUX NOVA"

      KLa Project bawa kenangan sekaligus kejutan dalam konser "LUX NOVA"

      Minggu, 8 Februari 2026 8:26

      Lagu "work" milik no na puncaki trending global

      Lagu "work" milik no na puncaki trending global

      Sabtu, 7 Februari 2026 14:02

      Cakra Khan dan Chrisye kolaborasi lagu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata"

      Cakra Khan dan Chrisye kolaborasi lagu "Ketika Tangan dan Kaki Berkata"

      Rabu, 4 Februari 2026 19:23

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Wapres soroti penanganan sampah dan kunjungan wisatawan di Bali

      Wapres soroti penanganan sampah dan kunjungan wisatawan di Bali

      Jumat, 13 Februari 2026 21:52

      Menag dorong Widyalaya perkuat pendidikan karakter dan inklusif

      Menag dorong Widyalaya perkuat pendidikan karakter dan inklusif

      Jumat, 13 Februari 2026 20:46

      Gibran minta Pemkot Denpasar berikan subsidi harga bahan pokok merata

      Gibran minta Pemkot Denpasar berikan subsidi harga bahan pokok merata

      Jumat, 13 Februari 2026 17:37

      Pemerintah dan Sungai Watch ajak warga pilah sampah dari rumah

      Pemerintah dan Sungai Watch ajak warga pilah sampah dari rumah

      Rabu, 11 Februari 2026 23:54

      Polisi tangkap 39 WN India bisnis judol di Bali, omzet capai Rp8 M

      Polisi tangkap 39 WN India bisnis judol di Bali, omzet capai Rp8 M

      Sabtu, 7 Februari 2026 21:27

  • English

Resensi - Buku "Tinta Emas" Kiai Shiddiq lengkapi Peran Ke-Indonesia-an

Selasa, 19 Oktober 2021 19:40 WIB

Resensi - Buku

Cover buku "Tinta Emas Perjuangan untuk Indonesia - Kiai Shiddiq - Kisah Hidup Kiai wa Dzurriyah" (Penerbit Kompas, 2020) dari karya almarhum Afton Ilman Huda (penulis). ANTARA/HO-Pesantren Talangsari

Denpasar (ANTARA) - Kehadiran buku Tinta Emas Perjuangan untuk Indonesia - Kiai Shiddiq - Kisah Hidup Kiai wa Dzurriyah (Penerbit Kompas, 2020) dari karya almarhum Afton Ilman Huda (penulis) seolah melengkapi dokumen peran ulama dalam histori keindonesiaan.

Ya, selain tepat menjelang Hari Santri 2021, buku itu sangat historis karena catatan historis tentang peran para ulama dalam perjuangan hampir tidak ada. Para ulama merupakan sosok yang sangat ikhlas dalam perjuangan.

Namun, satu dasawarsa terakhir telah hadir sejumlah penulis yang membuktikan peran ulama dalam sejarah bangsa itu fakta, bahkan para penulis pun menyertakan dokumen historis yang tak terbantahkan.

Selain almarhum, para penulis sebelumnya di antaranya H. Choirul Anam (Ansor/PKNU), Ki Agus Sunyoto (Lesbumi/almarhum), Prof. H. Ali Haidar (RMI/Unesa), dan bahkan beberapa peneliti asing atau Indonesianis yang menguak masa lalu bangsa ini.

Masa silam yang di dalamnya ada peran kaum santri yang sangat jelas secara historis dalam perjuangan kebangsaan. Puncaknya adalah pengakuan negara dengan penetapan Hari Santri terhitung sejak 22 Oktober 2015 dan penganugerahan gelar pahlawan untuk sejumlah ulama.

Nah, penulis buku yang masih zuriah Kiai Shiddiq (penulis wafat pada tanggal 8 November 2020) itu pun menguatkan pengakuan negara itu dengan dokumen historis yang lengkap dan kuat. Buku ini pun terasa penting pada Hari Santri 2021.

Buku setebal 294 halaman itu diawali dengan cerita tentang sosok dan amaliah/perjuangan Kiai Shiddiq (halaman 1—95), lalu disambung kisah-kisah perjuangan zuriah/keturunan, yakni Kiai Achmad Qusairi (halaman 100—109), dan Kiai Mahfudz Shiddiq (halaman 110—133).

Zuriah lainnya, Kiai Achmad Shiddiq (halaman 134—162), Kiai Ali Mansur (halaman 163—173), Kiai Dhofir Salam (halaman 174—194), Kiai Abdulloh Shiddiq (halaman 195—209), dan Bin Mahmud Shiddiq (halaman 210—220).

Ada pula, Kiai Abdul Halim (halaman 221—228), Kiai yang Syadid (halaman 229—232), Kiai Yusuf Muhammad (halaman 233—249), Kiai Thoyfur (halaman 250—263), dan Kiai Hamid Pasuruan (264—284).

Bukti historis yang melengkapi kesahihan buku ini, antara lain foto-foto era 1970-an atau sebelumnya dari Data Arsip Nasional maupun dokumen kegiatan NU (ejaan lama). Ada pula rujukan buku, internet, dan pidato sehingga dokumen-dokumen yang ada sangat historis.

Baca juga: Cara santri tradisikan Pancasila

Kiai Shiddiq yang nama lengkapnya Kiai Muhammad Shiddiq bin Abdulloh merupakan pengasuh Pondok Pesantren Talangsari yang kini beralamat di Jalan K.H. Shiddiq, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pesantren asuhannya yang didirikan pada tahun 1915 itu kini sudah berkembang menjadi beberapa pesantren, yakni Al-Fattah, Ashtra, Zainab Shiddiq, Ashri, dan Al-Ghofilin dengan beberapa lembaga pendidikan di dalamnya (TK, MI, MTs, SMP, MA, SMA).

Amaliah Kiai Shiddiq yang diceritakan antara lain kasih sayang kepada burung dan semut (halaman 3—7), sikap strengh/kuat pada hal-hal yang makruh untuk tidak dilakukan, seperti memelihara kumis, merokok, kentut sambil tertawa, dan tidak berpakaian di lokasi umum (halaman 8—11).

Kiai Shiddiq juga punya amaliah yang istikamah yakni salat berjemaah, membangunkan santri menjelang salat Subuh dengan membawa teko berisi air dan tongkat penjalin, dan salat sunah 100 rakaat setiap hari.

Selain itu, khatam Alquran seminggu sekali, mengajar mengaji Alquran, mengajar kitab kuning (Ihya Ulumuddin, Shahih Bukhori), suka silaturahmi, dan suka menjodohkan atau mak comblang (halaman 13—17).

Pendirian Pesantren Talangsari pada tahun 1915 juga berliku. Awalnya Kiai Shiddiq yang juga pedagang (berdagang kitab, kain, sarung, dan alat pertanian) itu membeli tanah seluas 0,5 hektare (tanah dengan tanaman padi di atasnya) dengan harga Rp310 (halaman 23).

Namun, rencana itu terkatung-katung karena usaha perdagangannya tersendat-sendat. Oleh karena itu, Kiai Shiddiq pun terpaksa menawarkan tanahnya kepada orang Cina dengan harga Rp650,00.

Akhirnya, tanahnya dibeli oleh orang kaya bernama H. Mohammad Alwi yang justru mewakafkan kepada Kiai Shiddiq sehingga pesantren pun berdiri. Namun, Kiai Shiddiq tetap berdagang secara berpindah-pindah pasar sesuai dengan hari pasaran (halaman 24—25).

Tujuan pendirian pesantren itu, Kiai Shiddiq itu datang jauh-jauh dari Lasem (Jateng) ke Gebang (Jember/Jatim) pada tahun 1900 untuk menyiarkan agama di tengah masyarakat yang masih "mo-limo" (5-M), yakni maling/mencuri, minum/mabuk, main/judi, madon/zinah, dan madat/narkoba (halaman 26—27).

Tujuan lain, Kiai Shiddiq memiliki tujuan mulia untuk melakukan kaderisasi mukmin/ulama. Sejarah membuktikan bahwa kader yang lahir dari Pesantren Talangsari itu ada yang menjadi kiai, guru, dokter, polisi, politikus, pejabat/pemerintah, dan pengusaha.

Baca juga: Wapres: Bersyukur peran santri diakui negara setelah 70 tahun

Bahkan, ada pula beberapa ulama besar, seperti Kiai Mahfudz Shiddiq (era penjajah Jepang), Kiai Achmad Shiddiq (era 1980-an), Kiai Muzakki Syah (era 2000-an), dan lainnya (halaman 28).

Yang menarik, strategi kaderisasi ulama itu dirintis Kiai Shiddiq dengan cara unik yakni meminta para santrinya untuk mendirikan masjid di kampung halamannya. Namun, permintaan itu tetap disikapi Kiai Shiddiq dengan "terjun langsung" membantu santrinya melalui ajakan kiai kepada tokoh masyarakat untuk bergotong royong (halaman 31—32).

Ada sekitar 13 masjid di Jember yang didirikan dengan strategi "bina masjid" itu. Namun, hal itu bukan berarti tanpa kendala karena masyarakat yang "menolak" juga ada meski penolakan itu secara tidak langsung, seperti dialami Kiai Imam Rozi yang menjadi takmir Masjid Ar-Rahmah di Kampung Kebonsari.

Kadang kala, dia mendapatkan kue atau nasi dari tetangga yang dipahami sebagai bagian dari tasyakuran dalam hajat tertentu. Nasi atau kue itu selalu diteskan terlebih dahulu kepada ayam. Pernah ada ayam yang mati setelah makan kue tertentu sehingga kue itu pun dibuang karena mengandung racun dan sasarannya untuk meracuni takmir masjid.

Itulah liku-liku perjuangan yang akhirnya membuahkan hasil dengan berkembangnya jumlah santri melebihi 100 orang dan bukan hanya berasal dari daerah sekitar, melainkan juga datang dari Banyuwangi dan Madura, bahkan ada juga yang datang dari Kebumen dan Pasuruan atau santri-santri berdialek Jawa (halaman 37).

Garis Keturunan

Sosok Kiai Shiddiq yang alim itu tidak terlepas dari garis keturunan yang bermula dari para kiai/ulama di Tanah Jawa. Kiai Shiddiq lahir di Lasem, Rembang, Jawa Tengah pada tahun 1854.

Putra beliau, Kiai Achmad Qusyairi dan Kiai Abdul Halim, mencatat ayahanda memiliki garis keturunan yang sambung antara ayah dan ibunya pada leluhurnya, yakni Mbah Sambu.

Namun, catatan pada halaman 47 yang dilengkapi dengan foto historis yang menunjukkan kediaman lama dari Kiai Shiddiq di Lasem itu disebut Kiai Shiddiq kurang begitu suka bercerita tentang garis keturunannya kepada Mbah Sambu yang memiliki sanad ke Rasulullah itu. Pasalnya, mengetahui garis keturunan itu bukan hanya meningkatkan silaturahmi.

Selain meningkatkan silaturahmi, ungkapan adanya silsilah itu juga bisa berdampak negatif, karena orang menjadi sombong, arogan, dan bangga dengan leluhur, padahal perilaku belum tentu mencerminkan ajaran leluhur itu.

Namun, adanya silsilah dari Kiai Shiddiq itu mendukung bahwa Kiai Shiddiq sebagai zuriah (garis keturunan) ulama adalah wajar bila akhirnya juga melahirkan ulama dan tokoh masyarakat di Tanah Jawa.

Apalagi, Kiai Abdul Halim Shiddiq mencatat ayahanda belajar (nyantri/berguru) kepada sejumlah kiai, di antaranya Kiai Abdul Azis bin Baidlowi Lasem, Kiai Sholeh Darat As-Samarani Semarang (fotonya di halaman 52), Kiai Sholeh Langitan Tuban, Syaichona Cholil Bangkalan, Kiai Ya'cub Siwalan Panji Sidoarjo, dan Kiai Abdurrochim Sepanjang Sidoarjo.

Dari halaman 49—59 tercatat beberapa cerita menarik dari perjalanan "nyantri" Kiai Shiddiq, seperti ketika beliau berpindah dari Kiai Sholeh Darat Semarang ke Kiai Sholeh Langitan Tuban, ternyata Kiai Sholeh Darat mengaku kalau Kiai Sholeh Darat baru saja datang kepadanya menyampaikan alasan Kiai Shiddiq nyantri ke Langitan.

Alasannya, Kiai Shiddiq merasa aneh dengan dialek Kiai Sholeh Darat yang kental dengan dialek Jawa yakni membaca Ain dengan Ngain. Tentu saja Kiai Shiddiq malu dengan cerita Kiai Sholeh Langitan itu sehingga beliau kembali nyantri ke Semarang.

Baca juga: Resensi - Buku "KontraNarasi Khilafers" untuk kado Hari Santri 2020

Cerita unik lainnya adalah Kiai Shiddiq ternyata pernah menjadi "ustaz" bagi Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asy'ari (pendiri NU) saat keduanya "nyantri" di Siwalan Panji, Buduran, Sidoarjo (Kiai Ya'cub). Hingga kini, lokasi K.H. Hasyim Asy'ari "mondok" di Buduran itu masih tertata rapi. Bukti historis yang riil.

Bahkan, Kiai Achmad Mursyid (menantu Kiai Mahfudz bin Shiddiq) masih menyimpan surat dari Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asy'ari kepada Kiai Shiddiq sebagai "senior" di Pesantren Siwalan Panji Sidoarjo. Isinya, Hadratussyeikh K.H. Hasyim Asy'ari minta dukungan pendirian NU.

Tidak hanya itu, perpindahannya ke Jember juga unik. Kiai Shiddiq bermimpi bertemu Rasululllah membawa bakul di tangan kiri dan membawa tasbih di tangan kanan.

Lantas menakwilkan mimpi itu sebagai petunjuk bahwa dia harus hijrah ke timur untuk perjuangan agama, lalu ia bertanya "timur" kepada gurunya, K.H. Cholil Bangkalan, yang dijawab ke Jember. Pada tahun 1900, Kiai Shiddiq mulai hijrah ke Jember (bermula di Gebang), lalu berpindah ke Talangsari pada tahun 2015 hingga wafat pada tahun 1934. (Halaman 61—66).

Sejak kedatangannya pada tahun 1900 hingga 1915, Kiai Shiddiq adalah Kiai Pedagang atau kiai yang berprofesi sebagai pedagang saat berada di Ndalem Gebang. Sejak pindah ke Talangsari pada tahun 2015 itulah Kiai Shiddiq betul-betul sebagai kiai yang fokus mengajar ngaji hingga wafatnya pada tahun 1934 (19 tahun).

Selama di Jember, banyak ulama yang menilai Kiai Shiddiq merupakan wali yang memiliki karamah. Seorang wali itu selalu terjaga dari dosa besar dan perbuatan buruk.

Konon, Kiai Sholeh Winongan Pasuruan merupakan kiai yang membuka misteri kewalian Kiai Shiddiq karena dia diperintah guru spiritualnya untuk berguru kepada seorang waliullah yang berprofesi sebagai pedagang di pasar sambil mengajar ngaji (halaman 71).

Salah santrinya bercerita, suatu saat Kiai Shiddiq akan berdagang sarung, songkok, dan sebagainya ke Arjasa. Akan tetapi, kiai datang terlambat di stasiun sehingga kereta sudah berangkat. Ketika hendak pulang, ada seorang penghulu yang memberi salam tempel Rp1 (sekitar Rp100 ribu untuk saat ini).

Sebelum tiba di rumah, Kiai Shiddiq belanja di pasar dan akhirnya dimasak di rumah, lalu tertidur. Dalam tidurnya, Kiai Shiddiq bermimpi bertamu ke rumah penghulu itu dan diberi jamuan babi. Maka, ketika bangun langsung bilang kepada santri agar sayur yang dimasak itu dibuang semuanya karena haram.

Baca juga: Hari Santri tak hanya sekadar film atau UU Pesantren

Ada cerita lain dari Kiai Syarqowi bin Toha dari Condro, Jember, yang mengaku mendapat cerita dari santri Kiai Shiddiq di Kalisat, yang lupa namanya.

Ceritanya, Kiai Shiddiq kedatangan seorang tentara Belanda yang di dalam mobil jipnya terdapat beberapa bom. Spontan Kiai Shiddiq bilang: "Lha kok tuan membawa degan (kelapa muda)?"

Sang tentara itu penasaran dan menengok, ternyata bom sudah berubah jadi degan sehingga tentara itu pun keder dan pulang (halaman 72).

Setiap Ahad malam Senin, Kiai Shiddiq selalu mengajak santri untuk membaca Kitab Selawat Barzanji. Suatu saat, ketika membaca Barzanji itu tampak hadir Nabi Muhammad saw. sehingga kiai spontan berdiri dengan tangan bersedekap seperti orang takzim (memberi hormat) sebagaimana saat Qiyam sambil mata terisak-isak menangis.

Dari peristiwa itu, setiap Ahad malam Senin di Pesantren Talangsari dan pesantren yang diasuh zuriah Kiai Shiddiq selalu melakukan selawatan yang populer dengan Diba'an itu.

Disebut Diba'an karena syair selawat yang dibaca merupakan karya Syaikh Abdurrahman bin Ali bin Muhammad bin Umar bin Ali bin Yusuf bin Achmad bin Umar Ad-Diba'i Asy-Syaibani dan diselingi membaca syair selawat karya Syaikh Muhammad bin Ja'far bin Husin bin Abdul Karim, bin Muhammad Al-Barzanji (Irak). (Hlm. 79-80).

Bab berikutnya (Bab III sampai VII), buku ini mengupas zuriah Kiai Shiddiq yang memiliki peran penting di tengah masyarakat, di antaranya Kiai Achmad Qusyairi (kiai salaf yang produktif menulis kitab/hlm.100), dan Kiai Mahfudz Shiddiq (kiai yang memajukan NU se-Indonesia/hlm.110).

Selanjutnya, Kiai Achmad Muhammad Hasan alias Kiai Achmad Shiddiq (pemikir ideologi Pancasila yang sufi, bintang Muktamar NU Situbondo/hlm.134), Kiai Ali Mansur (pengarang Selawat Badar/hlm.163), dan Kiai Dhofir Salam (kiai pendiri Sekolah Islam dan pebisnis/hlm.174).

Berikutnya, Kiai Abdullah Shiddiq (kiai pejuang kemerdekaan dan politisi/hlm. 195), Bin Mahmud Shiddiq (keturunan Sultan Hadi Wijaya/hlm. 210), Kiai Abdul Halim Shiddiq (mubalig penyebar dakwah/hlm. 221), dan Kiai yang Syadid, Kuat, Berani, dan Teguh Pendirian/hlm. 229).

Ada pula, Kiai Yusuf Muhammad (mubalig politik), Kiai Thoyfur (mubalig politikus yang santun/hlm. 250), dan Kiai Hamid (waliullah/hlm. 264).

Baca juga: Presiden ucapkan Selamat Hari Santri lewat medsos

Ya, buku Kiai Shiddiq dan sejumlah zuriahnya yang banyak berperan dalam masyarakat itu dapat menjadi rujukan tak terbantahkan tentang peran para ulama NU dalam kancah perjuangan hingga kemerdekaan dan pembangunan.

Apalagi, buku itu memiliki referensi historis yang cukup kuat berupa foto-foto era 1970-an atau sebelumnya dari Data Arsip Nasional maupun dokumen kegiatan NU (ejaan lama).

Pewarta: Edy M. Yakub
Editor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Pemudik santri asal Bali tiba di Terminal Mengwi

Pemudik santri asal Bali tiba di Terminal Mengwi

28 Maret 2024 22:16

Mengenal Pesantren Kilat di Jepang

Mengenal Pesantren Kilat di Jepang

27 Maret 2023 11:51

MenkopUKM wujudkan kemandirian ekonomi ponpes melalui kopontren

MenkopUKM wujudkan kemandirian ekonomi ponpes melalui kopontren

22 Oktober 2022 13:35

Hari Santri, bela negara, dan radikal digital

Hari Santri, bela negara, dan radikal digital

21 Oktober 2022 14:08

ICMI Bali gelar pesantren kilat dan bukber

ICMI Bali gelar pesantren kilat dan bukber

10 April 2022 00:14

Muktamar NU rekomendasikan percepat pembentukan Dirjen Pesantren

Muktamar NU rekomendasikan percepat pembentukan Dirjen Pesantren

24 Desember 2021 13:04

Gus Dur dan "trio" Gus Yahya, Said Aqil Sirodj, dan As'ad Ali

Gus Dur dan "trio" Gus Yahya, Said Aqil Sirodj, dan As'ad Ali

23 Desember 2021 20:11

Wapres dorong pesantren beradaptasi dengan perubahan zaman

Wapres dorong pesantren beradaptasi dengan perubahan zaman

20 Oktober 2021 16:03

Terpopuler

Para wanita di Badung ikuti pelatihan menghias hidangan

Para wanita di Badung ikuti pelatihan menghias hidangan

Pemkab Badung distribusikan 677 unit tong komposter untuk kelola sampah

Pemkab Badung distribusikan 677 unit tong komposter untuk kelola sampah

Polda Bali bekuk sindikat judi daring dioperasikan 35 WNA India

Polda Bali bekuk sindikat judi daring dioperasikan 35 WNA India

PKS jadi parpol dengan indeks integritas tertinggi tahun 2025

PKS jadi parpol dengan indeks integritas tertinggi tahun 2025

Polda Bali bongkar penyeludupan 1,2 kg kokain oleh WNA

Polda Bali bongkar penyeludupan 1,2 kg kokain oleh WNA

Top News

  • Wapres Gibran dorong subsidi bagi pedagang pasar guna tekan inflasi

    Wapres Gibran dorong subsidi bagi pedagang pasar guna tekan inflasi

    9 jam lalu

  • MBG cetak 890 ribu lapangan kerja baru

    MBG cetak 890 ribu lapangan kerja baru

    17 jam lalu

  • Wapres Gibran cek pemberian subsidi sembako di Pasar Badung

    Wapres Gibran cek pemberian subsidi sembako di Pasar Badung

    19 jam lalu

  • Dinkes Bali minta faskes layani pasien kronis PBI nonaktif

    Dinkes Bali minta faskes layani pasien kronis PBI nonaktif

    12 Februari 2026 20:15

  • PN Denpasar vonis WN Brazil 18 tahun bui bawa karena bawa kokain 3 kg

    PN Denpasar vonis WN Brazil 18 tahun bui bawa karena bawa kokain 3 kg

    12 Februari 2026 19:51

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com