Gubernur Pastika, di Denpasar, Jumat, menyampaikan jika hotel-hotel terus melakukan perang harga, maka wisatawan yang datang ke daerahnya hanya sekadar beramai-ramai dan bukan wisatawan yang berkualitas.
Menurut dia, kalau semua pihak serius ingin mendatangkan wisatawan berkualitas, mau tidak mau manajemen hotel menghentikan perang harga dan menaikkan tarif kamar secara wajar.
"Itu salah satu cara, jadi nanti akan jelas kelihatan yang datang adalah orang yang berkualitas yang berduit. Bukan sekadar yang ramai-ramai begitu tanpa memperhatikan kualitas," ujarnya.
Ia menambahkan, kalau yang datang sudah wisatawan berkualitas, maka pengelola kepariwisataan di Bali juga harus memberikan pelayanan yang lebih baik.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.