"Orang tua mereka memutuskan untuk melanjutkan pendidikan," kata Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri Kabupaten Karangasem Ketut Agung Sudewa di Amlapura, Kamis.
Ia menyebutkan bahwa tiga siswanya yang terdiri dari dua penderita tuna grahita dan satu tuna rungu telah lulus ujian nasional (UN) SMP beberapa waktu lalu.
Kemudian orang tua mereka sepakat agar mereka melanjutkan pendidikannya ke Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Negeri (SMALBN) Karangasem yang berada dalam satu kompleks dengan SMPLBN Karangasem.
Menurut Sudewa, sejauh ini baru tiga orang yang menjadi siswa baru di SMALBN Karangasem karena pendaftaran baru dibuka pada 16-31 Juli 2012.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.