Denpasar (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah merealisasikan belanja untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali yang sudah mencapai Rp852,75 miliar selama Januari hingga 8 Juni 2026.
“Hingga 8 Juni itu total penerima manfaat sudah mencapai 618.390 orang,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Bali Supendi di Denpasar, Selasa.
Adapun penerima manfaat MBG terbanyak berada di Kabupaten Buleleng sebanyak 107.673 orang dengan 46 unit satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), kemudian di Kota Denpasar sebanyak 106.223 orang dengan 49 SPPG.
Selanjutnya di Tabanan sebanyak 85.439 orang dengan 38 unit SPPG, Badung sebanyak 67.786 orang penerima dengan 31 SPPG, Jembrana sebanyak 67.386 penerima dengan 31 SPPG.
Kemudian di Gianyar ada 61.537 penerima dengan 32 SPPG, Karangasem sebanyak 52.100 orang dengan 25 unit SPPG, Bangli ada 38.424 orang dengan 13 SPPG dan Klungkung sebanyak 31.822 orang dengan 12 SPPG.
Supendi merinci apabila diteliti berdasarkan latar belakang penerima, sebanyak 40 persen adalah pelajar sekolah dasar (SD) yaitu 248.198 orang.
Kemudian disusul SMP sederajat sebesar 22 persen atau 137.036 orang dan SMA sederajat ada 105.157 orang atau 17 persen.
Sisanya ada pelajar di sekolah luar biasa (SLB), guru dan tenaga pendidik, pelajar taman kanak-kanak dan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan penerima lainnya.
Adapun per 8 Juni 2026 jumlah SPPG di Bali bertambah menjadi 277 unit dibandingkan pada Mei 2026 yang saat itu mencapai 274 unit, dengan total jumlah petugas SPPG telah mencapai 12.503 orang.
Sedangkan selama 2025, realisasi belanja MBG di Bali mencapai Rp1,39 triliun.
Sementara itu, saat ini program MBG dihentikan untuk sementara sehubungan libur sekolah dan akan dimanfaatkan untuk mendukung penataan dan standarisasi tata kelola.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.