"Semua orang sudah dites, hasilnya negatif," kata Tiley kepada wartawan di Melbourne Park. "Jadi itu hasil yang sungguh bagus bukan hanya untuk masyarakat tapi juga untuk kelompok main."
Para pejabat kesehatan Rabu lalu menyatakan seorang pekerja di Hotel Grand Hyatt terpapar virus corona baru sehingga memicu diadakannya tes dan karantina kepada 160 pemain, selain juga para pelatih dan ofisial Australian Open.
Baca juga: Petenis Yastremska diskors sementara kasus doping
Baca juga: Kurang sehat, petenis Prancis Tsonga absen Australian Open 2021
Pertandingan pemanasan di Melbourne Park pun dibatalkan, namun kemudian dilanjutkan Jumat.
Dari sekitar 1.200 pemain, pelatih dan ofisial yang akan mengikuti turnamen itu, delapan di antaranya terinfeksi COVID-19.
Petenis Spanyol Paula Badosa, petenis putri berperingkat 67 dunia, menjadi satu-satunya pemain yang terjangkit COVID-19. Dia sudah mengakhiri karantinanya Rabu lalu.
Negara bagian Victoria yang beribukota Melbourne, melaporkan tidak ada kasus penularan dalam komunitas baru Jumat.
Pihak berwenang setuju membolehkan 30.000 penonton setiap hari atau 50 persen dari kapasitas stadion untuk menonton langsung Australian Open yang akan dimulai Senin nanti.
"Penonton akan terus dibolehkan berada di tempat dan kami masih menjual tiket," kata Tiley kepada stasiun radio 3AW. "Tempat itu akan merupakan tempat yang aman sekali."
Pewarta: Jafar M SidikEditor : I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.