"Berdasarkan uji laboratorium sampel otak monyet tersebut, hasilnya adalah negatif rabies," kata Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali I Putu Sumantra kepada ANTARA, di Denpasar, Minggu.
Dia menjelaskan, sampel otak monyet yang menyerang manusia itu dikirim pada Sabtu (19/5) setelah jajaran berhasil memburu namun tertembak sehingga tewas.
Contoh jaringan otak itu, lanjut Sumantra, diuji di Balai Besar Veteriner (BBvet) Denpasar.
"Tadi baru saja kami mendapatkan laporannya tentang hasil uji laboratorium tersebut," ujar Kadisnak menambahkan.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026