Denpasar (Antara Bali) - Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Kedonganan, Kabupaten Badung, diproyeksikan sebagai objek wisata kuliner.
    
"Kami akan menata kawasan PPI Kedonganan sehingga nantinya layak jadi objek wisata kuliner," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Badung, Anak Agung Gede Raka Yuda, di Denpasar, Kamis.
    
Selama ini kawasan PPI Kedonganan terlihat kumuh sehingga perlu penataan secara menyeluruh agar kawasan yang diproyeksikan sebagai kawasan minapolitan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Badung Nomor 1699/02/HK/2011 itu layak menjadi objek wisata kuliner yang menyajikan menu masakan hasil laut seperti di Jimbaran.
    
Pemkab Buleleng dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang menggodok rancangan teknis PPI Kedonganan dalam rapat koordinasi pembahasan "detail engineering design" (DED).
    
"Dengan adanya DED, diharapkan pembangunan PPI Kedonganan dapat dipercepat," kata Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta.
    
Dalam DED itu, Wabup mengusulkan perbaikan dermaga untuk kapal-kapal nelayan. "Lokasi pelabuhan juga harus ditentukan sehingga kapal-kapal nelayan dapat bersandar dengan teratur," kata Ketua DPD Partai Golkar Bali itu.
    
Sementara itu, Kepala Sub-Direktorat Identifikasi dan Penyiapan Pelabuhan Perikanan Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jonet Srialdoko, menyampaikan beberapa poin penting dalam pembahasan DED PPI Kedonganan. "Yang perlu diperhatikan adalah perencanaan
fasilitas darat dan laut harus sesuai kebutuhan," katanya mengingatkan.(M038/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026