Ketua STP Bandung Noviendi Makalam, Senin, mengatakan penurunan minat tersebut dikeluhkan oleh berbagai perguruan tinggi pariwisata yang tergabung dalam Himpunan Perguruan Tinggi Pariwisata Indonesia.
"Mereka mengeluh sulit mencari mahasiswa selama lima tahun terakhir," ujarnya seraya menyebutkan, jurusan pariwisata dinilai belum bisa meyakinkan para lulusan SMA untuk dapat memperoleh karier dengan penghasilan layak.
"Padahal jurusan pariwisata sangat bisa menghidupkan lulusannya dari segi penghasilan," ujarnya.
Apalagi, lanjut dia, lulusan sekolah pariwisata yang kemudian bekerja di luar negeri juga mendatangkan devisa bagi negara.
Noviendi mengatakan STP Bandung sampai saat ini tidak terimbas pada menurunnya minat lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan di bidang pariwisata.
"Setiap tahun rasio penerimaan kami masih satu banding empat, jadi masih banyak peminatnya," ujarnya.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.