Jakarta (Antara Bali) - Fraksi PDI Perjuangan DPR RI optimistis usulan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi belum mencapai kesepakatan di Badan Anggaran dan akan diputuskan melalui mekanisme voting pada rapat paripurna DPR RI, Jumat (30/3) mendatang.

"Kami optimistis keputusan kenaikan harga BBM akan diputuskan melalui mekanisme voting pada rapat paripurna," kata Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Bambang Wuryanto di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, pada rapat Badan Anggaran yang membahas usulan kenaikan BBM bersubsidi selama hampir sepekan terakhir, baru menyepakati postur APBN 2012 di antaranya adalah subsidi untuk BBM sebesar Rp137 triliun serta subsidi untuk tarif dasar listrik sebesar Rp65 triliun.

Namun rapat Badan Anggaran DPR RI, kata dia, belum menyepakati soal kenaikan harga BBM bersubsidi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Max Sopacua menyatakan, Fraksi Partai Demokrat DPR RI siap mengimbangi keinginan Fraksi PDI Perjuangan DPR RI yang akan membawa usulan kenaikan harga BBM bersubsidi ke rapat paripurna, pada Jumat (30/3) mendatang.

"Soal usulan kenaikan harga BBM bersubsisi, kalaupun sampai melalui mekanisme voting, kami siap menghadapinya. Di lembaga demokrasi wajar saja terjadi voting," katanya.(IGT/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026