"Sampai saat ini warga masih terus mendatangi TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kepala Polsek Kota Bangli, M Taufik, Selasa.
Pihaknya masih berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan aparat desa setempat terkait pembersihan batang, dahan, dan ranting pohon beringin yang berserakan.
Petugas dan warga juga belum bisa membersihkan puing-puing itu lantaran lokasi kejadian masih diguyur hujan.
Tumbangnya pohon beringin, Senin (19/12), itu menewaskan seorang murid SD Negeri 2 Cempaga, I Wayan Semaranata (9).(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.