Amlapura (Antara Bali) - Sebanyak 120 warga Karangasem terjangkit penyakit mematikan HIV/AIDS, tujuh orang di antaranya sudah meninggal dunia.

"Data penderita  HIV-AIDS yang  ditangani  2000  hingga akhir Juli 2011 menempatkan Karangasem pada rangking keenam  di Bali dengan  jumlah penderita  120 orang yang sudah terdeteksi dan sudah mendapat penanganan," kata Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Karangasem, I Made Sukarena, Senin.

Untuk itu data angka paling tinggi antara lain di wilayah Kecamatan Abang sebanyak 26 kasus, Kecamatan Karangasem sebanyak  25 kasus, Kecamatan Kubu sebanyak 22 kasus dan paling rendah di Kecamatan Sidemen dengan  hanya tiga kasus.

Dia menambahkan, dari segi jenis kelamin untuk penderita perempuan  sebanyak 41 orang atau 34 persen, laki-laki sebanyak  79 orang  atau  66 persen. Sedangkan cara penularannya tercatat   paling banyak diperoleh melalui   hubungan heteroseksual sebanyak 114 kasus, dengan jarum suntik (IDU) sebanyak dua kasus,  parinatal atau janin sebanyak empat kasus, transfusi darah tak ada.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem I Gusti Made Tirtayana mengatakan, persoalan menangani kasus HIV/AIDS sangat sensitif sehingga menyulitkan  menanganinya  baik dalam pemeriksaan maupun mendeteksi di kalangan masyarakat.(**)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026