Denpasar (Antaranews Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika mendorong generasi muda di daerah itu untuk berani tampil bicara, mengemukakan pendapat, bahkan berani mengkritik pemerintah.

"Dalam visi Bali Mandara, huruf M dalam Mandara berarti maju, kami harapkan masyarakat Bali, khususnya generasi muda berpikiran maju, bisa mengikuti perkembangan yang ada, berani berpendapat, termasuk berani untuk menyampaikan kritik," katanya saat berorasi pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS) di Denpasar, Minggu.

Demikian pula halnya pemimpin Bali kedepan, ia juga mengharapkan mau menerima kritikan dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk berpendapat dan menyampaikan aspirasinya, termasuk dari generasi muda.

"Mindset (pola pikir) kita harus maju, harus belajar dan berani untuk berbicara menyampaikan pendapat. Kita ciptakan alam demokrasi, jangan ngekoh (enggan) ngomong dan menggerutu di belakang," ucapnya.

Pastika juga mengharapkan generasi muda terus meningkatkan kualitas diri dan bersiap menghadapi perubahan. Untuk itu, generasi muda harus terus belajar sehingga siap bersaing dalam menghadapi perubahan, bukan sebaliknya tergilas oleh perubahan yang terjadi.

Selain itu, orang nomor satu di Bali ini juga mengingatkan para orang tua khususnya yang memiliki anak usia Sekolah Dasar untuk memperhatikan pertumbuhan putra-putrinya.

Berdasarkan pada hasil survei yang didapatkan dari Dinas Kesehatan setempat, sekitar 61 persen anak SD kondisi tubuhnya tidak bugar, 75 persen postur tubuhnya tidak ideal dan 90 persen tidak suka mengonsumsi sayur dan ikan.

Hal ini dikhawatirkan akan memberi pengaruh tidak baik terhadap perkembangan fisik maupun mental anak bersangkutan. Untuk itu, Pastika meminta agar para orang tua memberi perhatian terhadap perkembangan anak-anak mereka. (ed)

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor : Edy M Yakub

COPYRIGHT © ANTARA 2026