"Kami sudah mempresentasikan rencana pengembangan kawasan berhawa sejuk itu. Kami akan mengembangkan kawasan Bukit Jati sebagai tempat rekreasi air," kata Agung Raharjo, investor dari PT Karya Makmur Dewata Grup di Gianyar, Rabu.
Pada lahan seluas dua hektare itu direncanakan dibangun taman rekreasi air yang dibagi dalam tiga zona, di antaranya zona pertama untuk areal parkir.
"Lahan parkir itu nantinya mampu menampung 10 bus wisata, puluhan mobil dan ratusan unit sepeda motor," katanya.
Zona kedua, kata dia, akan dibangun ruang ganti serta tempat untuk bersantai.
Sedangkan zona ketiga diperuntukkan area wahana air, seperti kolam renang dan permainan air lainnya.
Agung Raharjo yang sebelumnya mengaku sempat membangun wahana rekreasi air yang sama di Kabupaten Bantul, juga menyampaikan akan menyediakan lokasi khusus yang diperuntukan bagi pedagang kecil.
"Kami berharap objek wisata Bukit Jati dapat menjadi objek wisata air bagi masyarakat Gianyar dan sekitarnya," ujarnya.
Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyambut baik niat baik pengembangan obyek kawasan wisata Bukit Jati untuk wisata air.
"Rencana program kami adalah mengembangkan zona Gianyar Timur sebagai pusat pemerintahan, pendidikan dan olahraga, perdagangan dan jasa serta wisata remaja," ujarnya.
Pengajuan proposal investasi itu sesuai dengan kebijakan pengembangan wilayah, sehingga mendapat apresiasi dari Pemkab Gianyar.
Bupati juga menyampaikan dengan adanya wisata air ini nantinya dapat dimanfaatkan sebagai wahana rekreasi bagi masyarakat lokal gianyar, serta mampu menjaring masyarakat dikawasan Bali Timur, seperti Bangli, Klungkung dan Karangasem.
Selain itu, ditambahkan Bupati Gianyar, keberadaan kolam renang yang ada bisa lebih dioptimalkan, selain itu karena potensi wilayah Bukit Jati merupakan sumber air.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026