Denpasar (Antara Bali) - Kepala  Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII  (Bali, NTB, NTT) Susalit Alius mengatakan, pembangunan jalan bawah bebas hambatan atau "underpass" di Kuta masih menghadapi kendala teknis, meski sudah memasuki perencanaan akhir.

"Kendala teknis yang kami hadapi saat ini adalah belum menemukan gambar terpasang Patung Dewa Ruci, dengan tujuan untuk mengetahui pondasi patung itu," katanya ketika dihubungi ANTARA, Jumat.

Dia mengatakan, dengan mengetahui kondisi dari pondasi dari patung tersebut, maka pihaknya bisa menentukan cara melindunginya saat pengerjaan penggalian di sekitar lokasi itu.

Sebab jika penggalian yang jaraknya hanya beberapa meter dari patung itu dilakukan secara sembarangan akan berakibat fatal. Kemungkinan patung bisa roboh akibat pondasi tergali.

"Kami sudah berusaha mencari dan meminta bantuan berbagai pihak untuk mendapatkan gambar tersebut, tetapi masih juga tidak berhasil," ujarnya.

Alius menjelaskan, selain kendala belum ditemukan gambar itu, ada masalah lain yang harus dihadapi, antara lain tinggi muka air tanah yang cukup, kontruksi dan lahan.

Masalah tinggi muka air tanah itu, ujarnya, akan membuat air akan terus keluar dari tanah sehingga dibutuhkan pompa penyedot air selama pekerjaan berlangsung.

"Begitu juga saat proyek itu selesai, kami akan mengoperasikan sekitar delapan pompa dengan kapasitas menyedot air enam meter kubik/ menit," katanya.

Setelah pihaknya melakukan perencanaan akhir untuk memulai pengerjaan proyek yang menghabiskan dana sekitar Rp180 miliar itu, saat ini tengah dilakukan proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan oleh instansi terkait.

Apabila proses pengadaan barang dan jasa telah rampung, maka akan dilanjutkan dengan pembebasan lahan yang dialokasikan sebesar Rp50 miliar.

Proyek pembangunan underpass akan dilaksanakan sepanjang 800 meter dengan panjang terowongan sekitar 40 meter. Jika proyek itu selesai diperkirakan akan cukup efektif mengurai kemacetan dari arah utara dan selatan serta kawasan tujuan wisata terpadat itu.

Kemacetan yang terjadi saat ini, cukup banyak dikeluhkan warga Pulau Dewata dan wisatawan asing yang tengah melintas di kawasan simpang Patung Dewa Ruci.(*)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026