Negara (Antara Bali) - Ratusan kosmetik palsu yang berbahaya bagi pemakainya beredar di Kabupaten Jembrana, baik di salon, toko hingga pasar tradisional.

Beredarnya kosmetik palsu ini terungkap saat petugas dari Dinas Perdagangan, Perindustrian Dan Koperasi Jembrana melakukan pengecekan ke sejumlah salon, toko dan pasar di Kota Negara, Senin.

"Kebanyakan kosmetik palsu tersebut mengandung merkuri, yang membahayakan konsumen, apalagi jika dipakai dalam jangka yang lama dan rutin," kata Kepala Seksi Perlindungan Konsumen, Dinas Perdagangan, Perindustrian Dan Koperasi Jembrana I Putu Pramita.

Menurutnya, kosmetik palsu yang ditemukan tidak disita, hanya pedagangnya diberikan pembinaan, agar tidak menjual produk itu lagi.

Ia mengaku, setelah operasi ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai POM untuk melakukan operasi yang lebih besar dan menyeluruh di Kabupaten Jembrana.

Beberapa produk kosmetik berbahaya yang ditemukan, sebagian besar jenis pemutih wajah, yang pedagangnya tidak tahu kalau produk tersebut dilarang beredar.

"Saya sudah lama menjual sejenis salep pemutih wajah. Banyak yang membelinya, dan saya tidak tahu kalau kosmetik ini dilarang," kata Ni Nyoman Sukadani, salah seorang pemilik toko di Kelurahan Loloan Timur.

Setelah tahun produk tersebut dilarang, ia berjanji tidak akan menjualnya lagi, serta memberitahu konsumen langganannya.(GBI)

Pewarta: Oleh Gembong Ismadi

Editor : Gembong Ismadi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2015