Denpasar (Antara Bali) - Subsektor tanaman perkebunan rakyat turut mendongkrak nilai tukar petani (NTP) di Provinsi Bali seiring dengan kenaikan kontribusinya dari 106,48 persen pada Mei 2014 menjadi 107,79 persen pada Juni 2014.
"Kondisi demikian berkat kenaikan indeks yang diterima petani sebesar 1,51 persen atau lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks yang dibayar petani sebesar 0,28 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Panusunan Siregar di Denpasar, Minggu.
Menurut dia, kenaikan indeks yang diterima petani didorong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas antara lain tembakau sebesar 17,11 persen, kakao 16,76 persen dan buah aren (enau) 16,67 persen.
Sedangkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani berkat adanya kenaikan indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,32 persen serta biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM) 0,16 persen.
Subsektor tanaman perkebunan rakyat merupakan salah satu dari lima komponen pembentukan NTP Bali. Dari lima komponen itu tiga di antaranya mengalami kenaikan dan dua terjadi penurunan.
Ketiga komponen yang mengalami kenaikan selain sub sektor tanaman perkebunan juga tanaman pangan dan sub sektor peternakan.
Sementara dua komponen yang mengalami penurunan terdiri atas sub sektor perikanan dan sub sektor hortikultura. (M038)
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014
"Kondisi demikian berkat kenaikan indeks yang diterima petani sebesar 1,51 persen atau lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks yang dibayar petani sebesar 0,28 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Panusunan Siregar di Denpasar, Minggu.
Menurut dia, kenaikan indeks yang diterima petani didorong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas antara lain tembakau sebesar 17,11 persen, kakao 16,76 persen dan buah aren (enau) 16,67 persen.
Sedangkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani berkat adanya kenaikan indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,32 persen serta biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM) 0,16 persen.
Subsektor tanaman perkebunan rakyat merupakan salah satu dari lima komponen pembentukan NTP Bali. Dari lima komponen itu tiga di antaranya mengalami kenaikan dan dua terjadi penurunan.
Ketiga komponen yang mengalami kenaikan selain sub sektor tanaman perkebunan juga tanaman pangan dan sub sektor peternakan.
Sementara dua komponen yang mengalami penurunan terdiri atas sub sektor perikanan dan sub sektor hortikultura. (M038)
Editor : M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014