Jakarta (Antara Bali) - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menegaskan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar tidak akan mengevaluasi Aburizal Bakrie sebagai calon presiden partai ini.

Menurut Akbar, pada Rapimnas di Jakarta, pekan keempat April nanti rapat akan mempertanyakan penyebab turunnya perolehan suara Partai Golkar yang jauh di bawah target 30 persen.

Akbar menjelaskan, kalau perolehan suara Partai Golkar di atas 20 persen, meskipun tidak mencapai target, maka partai bisa mengusung sendiri pasangan calon presiden dan calon presiden.

Namun, dengan perolehan suara sekitar 14,5 persen, maka Partai Golkar tidak bisa mengusung sendiri pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, tapi harus mencari partai lain untuk berkoalisi. (WDY)

Pewarta:

Editor :


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2014