Pemerintah Kabupaten Badung meminta masyarakat di wilayah itu untuk menjaga toleransi dan situasi kondusif pada Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Sebagai umat beragama, kami berharap toleransi tetap dijaga, sehingga perayaan Nyepi maupun Idul Fitri bisa berjalan tanpa adanya ketersinggungan," ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Mangupura, Kabupaten Badung, Selasa.

Ia mengatakan Hari Raya Nyepi 2026 merupakan hari yang istimewa karena waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut dia, kondisi itu membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik dari seluruh pihak agar pelaksanaan kedua hari raya tersebut dapat berlangsung dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.

Pihaknya bersama unsur keamanan serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terkait juga akan terus berupaya untuk memperkuat sinergitas.

Ia mengungkapkan melalui koordinasi yang solid, potensi konflik dapat diantisipasi sejak dini sekaligus menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

"Kami berharap tahapan perayaan Nyepi yang diawali dengan melasti, pengerupukan, nyepi dan ngembak geni. Sedangkan perayaan Idul Fitri akan ada Shalat Tarawih, malam takbiran, Shalat Idul Fitri termasuk arus mudik dan balik agar berjalan dengan baik dan lancar," ujar dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menambahkan komunikasi yang baik antar-umat beragama penting untuk dilakukan agar seluruh rangkaian perayaan hari raya dapat berjalan lancar dan penuh rasa saling menghormati.

“Kami juga mengajak seluruh majelis agama di Badung untuk aktif menyosialisasikan kesepakatan yang telah dihasilkan bersama kepada umat masing-masing agar seluruh poin yang telah disepakati dapat dipahami dan dijalankan bersama,” kata dia.

Dirinya bersama Bupati Adi Arnawa juga mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada seluruh umat Hindu yang merayakan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat menjalankan Catur Brata Penyepian dengan penuh hikmat serta menjaga suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat,” kata dia.

Pewarta: Rolandus Nampu/Fikri Yusuf

Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2026