Wali Kota Denpasar, Bali, I Gusti Ngurah Jaya Negara terjun langsung menanam bibit cabai bantuan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, sebagai upaya untuk menekan laju inflasi di daerah setempat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bibit cabai kepada TP PKK (Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) Denpasar dan empat komunitas petani serta masyarakat yang ada di Kota Denpasar," kata Jaya Negara di Denpasar, Sabtu.

Jaya Negara menanam cabai di Subak Lungatad Denpasar bersama dengan Deputi Kepala BI Perwakilan Bali Gusti Agung Diah Utari, Ketua TP PKK Denpasar Sagung Antari Jaya Negara, anggota Komisi XI DPR I Gusti Agung Rai Wirajaya dan sejumlah pejabat lainnya.

"Tentu ini sebagai gerakan kita bersama dalam upaya menekan laju inflasi, setidaknya kegiatan ini dapat meringankan beban perekonomian dan juga mendukung gerakan ketahanan pangan di Kota Denpasar," ujarnya.

Baca juga: BI Bali bagikan 77.000 bibit cabai untuk pengendalian inflasi

Kota Denpasar, lanjutnya, menerima sebanyak 3.000 bibit cabai yang langsung diserahkan kepada TP PKK Denpasar dan empat komunitas petani. Adapun empat komunitas petani tersebut yakni Subak Lungatad Berseri sebanyak 750 bibit cabai, Komunitas Ayung Berseri 750 bibit, Komunitas Teba Majelangu 750 bibit, dan Komunitas Subak Rarangan berjumlah 750 bibit.

"Jadi, bantuan bibit cabai dari BI ini telah kami sebar langsung kepada TP PKK Denpasar hingga komunitas yang ada. Kami harapkan gerakan ini dapat berjalan optimal dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat untuk menekan laju kenaikan inflasi," ucap Jaya Negara.


Sementara Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali I Gusti Agung Diah Utari menyampaikan inflasi di Bali telah mengalami penurunan berkat sinergi pemerintah daerah dengan menggelar operasi pasar, pasar murah, bazar pangan dan pengawasan harga barang secara intensif.

Inflasi di Provinsi Bali tercatat sebesar 6,73 persen pada Juli 2022, kemudian pada Agustus 2022 tercatat sebesar 6,38 persen.

"Penyesuaian harga BBM akan memicu kenaikan harga barang lainnya, sehingga sinergi semua pihak sangat diperlukan agar dapat mengendalikan inflasi di Bali dan Denpasar khususnya," ucapnya.

Baca juga: Wawali Denpasar: Penurunan harga cabai-bawang merah perlu terus dijaga

Diah Utari menambahkan, pemberian bantuan bibit cabai merupakan implementasi gerakan pengendalian inflasi yang dicanangkan Bank Indonesia beberapa waktu lalu di Kota Surabaya.

Kemudian gerakan ini berlanjut bekerja sama dengan para pemangku kepentingan, termasuk dengan anggota Komisi XI DPR I Gusti Agung Rai Wirajaya, melalui Gerakan 77 Ribu Bibit Pohon Cabai yang diserahkan kepada seluruh kabupaten/kota di Bali.

Sebanyak 27 ribu bibit cabai telah diserahkan kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali yang selanjutnya diserahkan kepada Tim Penggerak PKK kabupaten/kota di Bali.

"Kami berharap pada bulan November dan Desember depan bisa melakukan panen untuk menanggulangi kenaikan harga cabai. Kami juga harapkan dengan tanam cabai masyarakat bisa memenuhi kebutuhan cabai dari pekarangan rumah," ujarnya.

Selain penanaman bibit cabai, juga dilakukan panen ikan lele Kelompok Tani Subak Lungatad, serta penebaran bibit lele oleh Ketua TP PKK Denpasar Antari Jaya Negara.
 

Pewarta: Ni Luh Rhismawati

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022