Bupati Buleleng, Bali, Putu Agus Suradnyana menganjurkan masyarakat untuk menggunakan pupuk cair organik "eco enzyme" untuk sektor pertanian karena telah terbukti meningkatkan hasil pertanian di daerah itu.

"Pupuk cair mampu mendorong efektivitas pertanian dan perkebunan buah. Utama di wilayah Kecamatan Gerokgak," kata Bupati Agus Suradnyana saat menghadiri dan membuka langsung peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Gedung Serba Guna Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Selasa.

Dalam acara yang diintegrasikan dengan Kegiatan Kesatuan Gerak PKK-KKBPK-Kesehatan dan Karya Bhakti Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) tingkat Kabupaten Buleleng itu, Bupati mengatakan dengan momentum peringatan BBGRM ini, seluruh kegiatan dalam upaya pemberdayaan di desa bisa dilakukan dengan semangat gotong royong.

Baca juga: Bupati Buleleng inginkan "Seririt Fishing Festival" digelar berkelanjutan

"Salah satunya peningkatan kualitas hasil pertanian. Kecamatan Gerokgak juga termasuk penghasil buah yang berkualitas seperti jambu kristal dan anggur. Tadi, saya sempat mencoba buah yang dihasilkan di daerah ini. Rasanya manis dan segar. Ternyata pupuk organik cair yang digunakan, yaitu eco enzyme. Pak Camat dan seluruh Kepala Desa di Gerokgak saya minta untuk memviralkan penggunaan eco enzyme ini," ujarnya.

Kecamatan Gerokgak merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber daya alam atau pertanian yang menyimpan bahan baku yang luar biasa.

Disebutkan bahwa buah anggur yang dihasilkan saat ini semakin meningkat dan banyak pengusaha minuman berbahan dasar anggur ingin berkontribusi di wilayah tersebut, sehingga penggunaan eco enzyme yang sudah terbukti hasilnya ditekankan untuk ditingkatkan penggunaannya.

Baca juga: Wabup Buleleng: Jadikan Harkitnas momentum pulihkan ekonomi

"Dengan ini juga penggunaan pupuk kimia bisa dikurangi. Dari segi pemasaran juga harus diperhatikan, kalau bisa terserap di desa, tentu akan meningkatkan produksinya. Saya harap kegiatan BBGRM ini dikerjakan bersama sehingga hasilnya bisa dinikmati bersama," kata Agus Suradnyana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Buleleng yang juga selaku Ketua Panitia Penyelenggara Nyoman Agus Jaya Sumpena menjelaskan BBGRM merupakan program pemerintah yang diselenggarakan selama satu bulan penuh setiap tahunnya.

Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong partisipasi masyarakat serta meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan gotong royong.

"Kegiatan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat Desa Sanggalangit, termasuk TP PKK dan ASN di Kecamatan Gerokgak," katanya.
 

Pewarta: IMBA Purnomo

Editor : Adi Lazuardi


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2022