Pemerintah Kota Denpasar, Bali terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan bahasa asing di Pulau Dewata khususnya penguasaan bahasa Inggris dengan menggandeng Universitas Cambridge.

"Berkembangnya Kota Denpasar sebagai pusat pendidikan juga diharapkan mampu memberikan peluang kepada seluruh masyarakat untuk menguasai bahasa asing sebagai sarana pengembangan industri kreatif dan menjadi motor penggerak perekonomian," kata Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat rapat zoom meeting dengan Cambrige Assement English di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang Denpasar, Kamis.

Baca juga: Anggota DPD: Dukung potensi SDM TI untuk majukan Bali

Agus Arya Wibawa mengatakan hampir sebagian besar masyarakat dunia menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi, sehingga diharapkan guru-guru dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan dalam melaksanakan proses belajar mengajar, sehingga mampu meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM).

"Kami berharap melalui program English for Teacher yang telah didukung penuh oleh Kedutaan Besar Inggris Raya di Jakarta, dan kerja sama terjalin antara Pemkot Denpasar dengan Univeristas Cambridge merupakan program inovasi Denpasar to the World (Denpasar untuk dunia) untuk berbagi informasi mengenai pelajaran bahasa Inggris, dan tata cara mengajar dengan penuh enjoy dan happy yang tentu saja untuk meningkatkan kualitas pendidikan, serta peningkatan daya saing Pendidikan di era Revolusi Industri 4.0," ujarnya.

Ke depannya, kata Agus Arya Wibawa,bentuk-bentuk kegiatan seperti happy learning in English  juga dapat menyasar para ASN di Kota Denpasar, perangkat desa, serta UMKM Kota Denpasar. Apalagi di pandemi COVID-19, banyak hal yang harus mengubah pola hidup, pola pikir dan pola pendidikan lebih kepada sistem daring dan terjangkau luas.

"Bahasa Inggris sangat penting untuk ASN dan UMKM. Karena dengan menguasai bahasa Inggris, tentunya UMKM bisa mengembangkan dan memasarkan produknya dengan jangkauan yang lebih luas," katanya.

Baca juga: Wagub Bali: Pembangunan pariwisata jangan rusak SDM dan alam

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung program pembangunan di Kota Denpasar. Melalui kerja sama antara Pemerintah Kota Denpasar, dengan Kedutaan Besar Inggris dengan melibatkan Cambridge University di dalam peningkatan SDM di bidang bahasa Inggris, diharapkan dapat terus terjalin dengan baik dan terarah, serta memiliki pondasi yang kuat dan memberi manfaat yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kota Denpasar.

Sementara itu, Reg Director ASEAN Australia Japan Korea Cambridge University, Liem Chieng Pier mengatakan Pemerintah Kota Denpasar telah melaksanakan MoU dengan Cambridge University Press Indonesia, pada Februari 2020, sebagai peningkatan SDM di Kota Denpasar pada program English For Teacher.

"Sebanyak 25 guru ASN yang lolos telah menerima sertifikasi dari Cambridge University dengan program ini, maka akan meningkatnya pola pengajaran bahasa Inggris di tingkat SD dan SMP pada guru-guru," ujarnya.

Liem Chieng Pier juga mengapresiasi program yang telah terlaksana ini. Menurut dia, Kota Denpasar merupakan gerbang international, sehingga semua orang perlu berbahasa Inggris.

"Kami harapkan ke depan agar program ini dapat kembali berjalan dengan menyasar UMKM, ASN di pelayanan publik termasuk juga para aparatur desa/kelurahan," katanya.

Pewarta: I Komang Suparta

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2021