Jakarta (Antara Bali) - Pemkab Tabanan, Bali dalam merayakan hari ulang tahun (HUT) Ke-524 kabupaten itu  menyelenggarakan berbagai program sosial diantaranya pembentukan Samsam Mart untuk pengungsi erupsi Gunung Agung. 


Samsam Mart berlokasi di Desa Samsam, merupakan sebuah posko bantuan berkonsep toko swalayan. Di Samsat Mart para pengungsi Gunung Agung bisa berbelanja layaknya di minimarket dengan gratis.

“Saya disini mewakili masyarakat Tabanan, mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang sudah berdonasi untuk pengungsi Karang Asem. Kami membentuk 10 posko bencana dan salah satunya adalah posko desa Samsam, yang diberi nama Samsam Mart. Kami punya tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang menerima sekaligus mendistibusikan donasi ke para pengungsi. Semoga apa yang masyarakat Tabanan lakukan bisa membantu meringankan beban para pengungsi," kata Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti dalam keterangan persnya, Minggu.

Para pengungsi pun diberi keistimewaan lainnya, seperti bersekolah dan pelatihan wirausaha. "Kita beri pelatihan wirausaha kepada orang dewasa, seperti pelatihan mengelola ikan, membuat dupa dan kerajinan tangan lainnya. Para anak anak pun kita daftarkan ke sekolah sekolah terdekat, jadi mereka bisa tetap menimba ilmu," kata Bupati Eka.

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Sosial (Dinsos), I Nyoman Gede Gunawan menyatakan bahwa setiap harinya mereka bisa menerima 150 donatur. 

"Penggalangan dana sudah kita lakukan sejak Gunung Agung masih berstatus Siaga, artinya penggalangan sudah dilakukan sejak tanggal 22 Oktober. Jadi kami mempunyai 2 kategori posko. Posko milik Dinsos bernama posko utama, sementara posko di masing – masing kecamatan disebut posko induk. Kita punya 10 kecamatan jadi ada 10 posko induk yang siap menampung para pengungsi." katanya. 

Sementara posko utama berfungsi untuk menyalurkan donasi kepada warga yang masih bertahan di Karangasem. "Setiap harinya ada sekitar 100 donatur yang datang ke posko utama, kami kumpulkan berdasarkan kategori seperti makanan, pakaian, alat mandi dan sebagainya, kemudian baru kita salurkan," ujar Gunawan.

Melalui peringatan HUT Tabanan yang jatuh pada Rabu (29/11), Bupati Eka menggugah semua pihak agar selalu peduli dengan sesama. "Dalam kondisi apapun, berbagi kasih harus dilakukan. Begitu juga dalam suasana suka cita seperti dalam peringatan HUT Tabanan kali ini," ujar Bupati Eka. (WDY)

Pewarta: Ruslan Burhani

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017