Mangupura (Antara Bali) - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, Bali, menargetkan 10.000 tenaga kerja yang bergerak di sektor pariwisata sudah memiliki uji kompetensi tersebut.

"Kami menargetkan 10.000 tenaga kerja pariwisata yang tersertifikasi hingga akhir Tahun 2021," kata Kadis Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Badung, IB Oka Dirga, di Mangupura, Jumat.

Ia mengatakan, upaya ini dilakukan dalam rangka peningkatan daya saing ketenaga kerjaan di sektor pariwisata yang ujungnya dalam upaya mewujudkan pembangunan pariwisata yang semakin berkualitas dan berkelanjutan.

Pihaknya mencatat, hingga saat ini jumlah tenaga kerja yang sudah mendapatkan sertifikat uji kompetensi tenaga kerja pariwisata mencapai 2.275 orang dengan menggunakan APBD Badung.

Selain itu, pemerintah daerah meluncurkan aplikasi sistem informasi tenaga kerja (Sinaga) yang diyakini berdampak positif untuk penempatan tenaga kerja.

"Dengan adanya sinaga ini semakin memudahkan mempertemukan antara pencari kerja (job seeker) dengan pencipta lapangan pekerjaan (job creator)," katanya.

Melalui sistem aplikasi yang dapat diakses melalui telepon genggam ini dapat menghilangkan hambatan komunikasi dalam mengatasi masalah ketenaga kerjaan di Badung.

Sementara itu, Wabup Badung, I Ketut Suiasa mengatakan, Sinaga menjadi salah satu terobosan yang berdampak positif dalam mewujudkan Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam mewujudkan reformasi birokrasi melalui kemudahan serta percepatan pelayanan tenaga kerja.

Pemerintah Kabupaten Badung memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan pembangunan menyeluruh dan terpola dari hulu hingga ke hilir, diberbagai bidang dan sektor melalui pola pembangunan semesta berencana (PPNSB), dimana salah satu bidang yang menjadi perioritasnya yakni pembangunan di bidang ketenaga kerjaan. (WDY)

Pewarta: I Made Surya

Editor : Edy M Yakub


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017