Denpasar (Antara Bali) - Tim Penggerak PKK Kota Denpasar menyerahkan bantuan sembako untuk masyarakat dari rumah tangga miskin (RTM) guna membantu pemerintah dalam menekan jumlah RTM di perkotaan.

"Penanganan masalah RTM di Kota Denpasar tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga tanggung jawab semua komponen masyarakat," kata Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Ida Ayu Selly Mantra di Denpasar, Senin.

Ia mengatakan hal tersebut menjadi motivasi Tim Penggerak PKK Kota Denpasar untuk secara rutin menyerahkan bantuan setiap tahun dalam rangkaian HUT Kota Denpasar dan Puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK.

Penyerahan sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) itu dilakukan secara langsung ke masing-masing RTM di empat kecamatan di Denpasar yang diawali dari Desa Kesiman Petilan, Kecamatan Denpasar Timur, lalu dilanjutkan ke Kecamatan Denpasar Utara dan Kecamatan Denpasar Barat serta berakhir di Kelurahan Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan.

"Sembako yang kami berikan ini jangan dilihat dari nilainya, namun ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Denpasar melalui TP PKK Kota Denpasar," ujar Ny. Selly.

Jumlah sembako yang diserahkan kali ini sebanyak 120 paket. Selain memberikan bantuan sembako, Ny. Selly juga melaksanakan berbagai kegiatan terkait HUT dan mendukung program Pemerintah Kota Denpasar, diantaranya lomba keterampilan serta kegiatan yang melibatkan anak-anak berkebutuhan khusus dan disabilitas.

Ia mengatakan pihaknya juga melaksanakan gerakan kebersihan dengan melakukan penghijauan. Gerakan kebersihan ini merupakan salah satu upaya untuk mengajak masyarakat turut peduli terhadap kebersihan di Kota Denpasar.

"Dengan demikian kebersihan merupakan tanggung jawab bersama sehingga Denpasar yang bersih dan hijau dapat terwujud," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Selly mengharapkan warga masyarakat turut menjaga Kota Denpasar sesuai "branding" yaki "Kotaku Rumahku", sehingga tetap nyaman sebagai tempat tinggal.

Istri Wali Kota Denpasar itu juga menyerahkan kursi roda pada penderita lanjut usia Luh Nyoman Endri yang berusia 107 tahun di Desa Kesiman Petilan.

Sementara Ni Ketut Sukari anak Luh Nyoman Endri menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Ketua TP PKK Kota Denpasar karena telah memperhatikan kehidupannya yang saat ini hanya tinggal berdua.

Ia juga menyampaikan telah menerima bantuan bedah rumah yang diberikan Pemerintah Kota Denpasar.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami karena saat ini tidak punya penghasilan yang tetap, pemerintah memberi perhatian khusus," ucapnya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta

Editor : I Gusti Bagus Widyantara


COPYRIGHT © ANTARA News Bali 2017