ANTI EKSPLOITASI SATWA

  • Jumat, 7 Desember 2012 14:21

Denpasar (Antara Bali) - Sejumlah aktivis pemerhati satwa memajang tulisan dan boneka lumba-lumba di depan Kantor Gubernur Bali, Jumat (7/12). Mereka menyatakan protes terhadap pemanfaatan lumba-lumba untuk atraksi wisata di Bali dan menyerukan agar pihak berwenang tidak memberikan izin kepada pihak yang menggunakan mamalia laut itu untuk sirkus berkedok edukasi itu. FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana/nym/2012.

Berita Terkait