Denpasar (Antara Bali) - Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bali saat ini aman untuk memenuhi kebutuhan saat umat Hindu merayakan hari suci Nyepi yang jatuh pada 5 Maret 2011.

"Jumlah kantong darah yang ada sekitar 300 buah yang disiapkan khusus untuk persediaan darah saat Nyepi," kata Kepala Subdonor Darah UTD PMI Bali Made Geria A di Denpasar, Rabu.
    
Dia mengatakan, jumlah darah yang tersedia itu akan bertahan sampai 6 Maret atau sehari setelah Nyepi. Kantong darah yang tersedia tersebut adalah untuk semua golongan darah yang memang dibutuhkan oleh pasien.
    
"Kantong darah golongan A tersedia sebanyak 110, golongan darah B berjumlah 50, golongan O sebanyak 80 dan golongan AB berjumlah 30," ujarnya.
    
Dia menjelaskan, karena jumlah kantong darah yang tersedia cukup banyak, maka untuk beberapa hari ke depan pihaknya tidak akan melakukan kegiatan donor darah yang biasanya dilakukan di berbagai tempat.
    
Menurut Geria, meski stok darah yang tersedia aman, namun pemakaiannya tidak bisa digunakan sembarangan, karena persediaan darah tersebut hanya untuk pasien yang akan menjalani operasi yang sudah terencana.
    
"Begitu juga dengan tindakan medis yang sifatnya mendesak dan memerlukan darah secepatnya, seperti pasien kecelakaan yang harus dioperasi," ujarnya.
    
Selain untuk keperluan itu, katanya, persediaan darah juga diperuntukan bagi pasien di rumah sakit lainnya selain RSUP Sanglah. Karena petugas PMI banyak mengikuti Nyepi, maka keluarga mereka yang membutuhkan harus mengambil sendiri ke UTD PMI Bali. Pada saat Nyepi, petugas di PMI Bali hanya ada enam orang.


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026